News
Jaksa Aceh Edukasi Pelajar SMA 2 Banda Aceh Soal Jejak Digital dan Ancaman Hukum
12 Februari 2026 14:58
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh kembali melaksanakan sosialisasi dan penerangan hukum kepada pelajar melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMA Negeri 2 Banda Aceh, Rabu (11/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis, S.H., didampingi Jaksa Fungsional Amanto, S.H., M.H., serta Kepala Seksi Tindak Pidana Narkotika Kejati Aceh, Fitriani, S.H., M.H.
Ali Rasab Lubis menekankan bahwa hukum bukan sekadar aturan tertulis, melainkan pedoman yang mengatur perilaku masyarakat agar tercipta ketertiban dan kedisiplinan. Ia mengingatkan para siswa bahwa hukum sangat dekat dengan kehidupan pelajar, termasuk dalam penggunaan media sosial. Candaan, ejekan, unggahan foto tanpa izin, maupun penyebaran informasi yang belum tentu benar dapat berujung pada persoalan hukum berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Jejak Digital dan Ancaman Hukum
- Hukum adalah sekumpulan peraturan yang dibuat oleh pejabat berwenang untuk mengatur masyarakat dan bersifat memaksa.
- Jejak digital tidak pernah benar-benar hilang dan dapat menjadi alat bukti di kemudian hari.
- Media sosial dapat menjadi sarana meraih prestasi, tetapi juga bisa menjadi pintu masuk masalah hukum apabila tidak digunakan secara bijak.
Bahaya Judi Daring
- Judi daring sering dikemas menyerupai permainan biasa, sehingga banyak pelajar terjebak karena rasa penasaran dan iming-iming kemenangan awal.
- Sistem top up koin, bonus awal, serta tampilan aplikasi yang menarik membuat pelajar kerap tidak menyadari bahwa mereka telah terlibat dalam praktik perjudian.
- Kecanduan judi daring sering berujung pada kebiasaan berbohong kepada orang tua, menurunnya prestasi belajar, hingga tindakan melanggar hukum demi mendapatkan uang untuk bermain kembali.
Penyalahgunaan Narkotika
- Narkotika tidak hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga mental dan kehidupan sosial seseorang.
- Banyak kasus penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja berawal dari ajakan teman dan rasa ingin mencoba.
- Sekali terlibat narkoba, hidup tidak akan pernah sama lagi. Keluarga ikut menanggung beban, dan masa depan dapat hancur.
