News
Deflasi 0,05% di Lhokseumawe, Ikan Tongkol Jadi Penyumbang Utama
3 jam yang lalu
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lhokseumawe mencatat deflasi bulanan sebesar 0,05% pada Februari 2026. Penyumbang utama deflasi ini adalah ikan tongkol, yang mengalami penurunan harga akibat pasokan yang melimpah. Selain ikan tongkol, cabai rawit juga turut menekan inflasi karena pasokan dari daerah lain yang cukup banyak.
Sementara itu, inflasi tahunan (year on year/yoy) mencapai 6,56%, dengan kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebagai penyumbang tertinggi dengan inflasi 5,67%. Kebijakan diskon tarif listrik juga mempengaruhi kondisi inflasi, dengan tarif listrik menyumbang inflasi sebesar 1,90%.
Komoditas Penyumbang Deflasi dan Inflasi
-
Deflasi:
- Ikan tongkol: minus 0,12%
- Cabai rawit: minus 0,10%
-
Inflasi:
- Tomat: 0,12%
- Emas perhiasan: 0,12%
- Udang basah: 0,11%
- Cabai merah dan batu bata: 0,08%
Dampak Kebijakan
Kebijakan diskon tarif listrik turut mempengaruhi kondisi inflasi di Lhokseumawe. Selain itu, komoditas seperti nasi dengan lauk, emas perhiasan, beras, dan daging ayam ras juga menyumbang inflasi bulanan.
