Timeline Aceh
aceh.antaranews.com
aceh.antaranews.com

Kemenkum Aceh dan UIN Ar-Raniry Lindungi Riset Akademis dengan MoU

2 jam yang lalu

Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Aceh dan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry resmi menjalin kemitraan strategis untuk melindungi kekayaan intelektual di lingkungan akademis. Kolaborasi ini dikukuhkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (MoA) yang melibatkan tiga fakultas kunci: Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Sains dan Teknologi, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Sinergi ini bertujuan untuk menjembatani hasil riset kampus agar memiliki kepastian hukum dan nilai ekonomis yang lebih kuat. Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Aceh, Meurah Budiman, menegaskan bahwa kampus merupakan lumbung inovasi yang sering kali melupakan aspek legalitas atas karya yang dihasilkan.

Dampak dan Tujuan Kerja Sama

  • Lonjakan pendaftaran kekayaan intelektual: Kemenkum Aceh menargetkan peningkatan pendaftaran hak cipta, paten, dan desain industri dari lingkungan UIN Ar-Raniry.
  • Pendampingan teknis: Kemenkum Aceh berkomitmen memberikan pendampingan teknis terkait prosedur pendaftaran hingga sosialisasi mengenai pentingnya menjaga orisinalitas karya di era digital.
  • Peningkatan daya saing: Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional.
  • Dampak ekonomi: Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap invensi yang lahir dari rahim kampus dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan ekonomi di Aceh.

Dengan melibatkan tiga fakultas yang memiliki karakteristik keilmuan berbeda, diharapkan muncul kesadaran kolektif untuk mendaftarkan kekayaan intelektual secara masif. Kerja sama ini dipandang sebagai upaya strategis untuk meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional, sekaligus memastikan bahwa setiap invensi yang lahir dari rahim kampus dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan ekonomi di Aceh.

Kemenkum Aceh dan UIN Ar-Raniry Lindungi Riset Akademis dengan MoU