News
Jembatan Peunaron-Lokop Ditutup 6 Hari untuk Pemasangan Aramco
20 Januari 2026 19:18
Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menutup lintasan Peunaron-Lokop selama enam hari untuk pemasangan jembatan aramco. Penutupan dimulai Rabu (21/1) pukul 08.30 WIB. Jembatan ini merupakan bantuan Kodim 0104/Aceh Timur dan melibatkan alat berat dari BNPB.
Jembatan yang sebelumnya terputus akibat banjir bandang akhir November 2025 ini akan digantikan dengan jembatan aramco. Pemasangan jembatan darurat ini bertujuan untuk mengembalikan akses masyarakat ke pedalaman Aceh Timur pascabencana.
Detail Pemasangan Jembatan
- Lokasi: Gunung Putus, Kecamatan Peunaron
- Waktu Pengerjaan: Dimulai Senin 19 Januari 2026, diperkirakan selesai dalam sepekan
- Pihak Terlibat: Kodim 0104/Aceh Timur, BNPB, aparatur desa, dan masyarakat
- Tujuan: Mengembalikan akses masyarakat ke Lokop dan sebaliknya
Dampak Penutupan
- Akses Terbatas: Masyarakat tidak dapat melewati lintasan Peunaron-Lokop selama enam hari
- Gotong Royong: Aparatur desa dan masyarakat ikut membantu pemasangan jembatan
- Harapan: Dengan selesainya pemasangan jembatan aramco, akses ke pedalaman Kabupaten Aceh Timur akan kembali lancar
Latar Belakang
Jembatan sebelumnya terputus akibat banjir bandang akhir November 2025. Upaya perbaikan menggunakan batang pohon kelapa tidak bertahan lama karena tidak mampu menahan tonase kendaraan bermuatan seperti mengangkut sawit.
Ucapan Terima Kasih
Pihak kecamatan bersama masyarakat mengapresiasi BNPB, TNI, Polri, aparatur desa, dan donatur yang telah berpartisipasi dalam pembangunan jembatan darurat ini. Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky atas arahan dan bimbingannya.
Kondisi Jalan di Aceh Timur
Banjir bandang akhir November 2025 menyebabkan puluhan titik ruas jalan rusak di Aceh Timur. Pemasangan jembatan aramco ini diharapkan dapat mengurangi dampak dari kerusakan infrastruktur tersebut.
Harapan ke Depan
Dengan adanya jembatan aramco, diharapkan akses masyarakat ke pedalaman Aceh Timur dapat kembali lancar. Hal ini akan membantu pemulihan ekonomi dan sosial pascabencana, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
