Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

MAA Aceh: Harga Diri Tidak Ditentukan oleh Besarnya Jeulame, Imbau Pemuda Jangan Menunda Pernikahan

28 Januari 2026 16:17

Ketua Majelis Adat Aceh (MAA), Prof. Yusri Yusuf, menegaskan bahwa harga diri seseorang dalam pernikahan tidak ditentukan oleh besar atau kecilnya mahar (jeuname atau jeulame). Hal ini disampaikan Prof Yusri menyusul meningkatnya harga emas dan menimbulkan problematika serius terhadap ukuran atau takaran mahar dalam pelaksanaan adat Aceh dalam aspek perkawinan.

Prof Yusri mengungkap, bahwa pihaknya ataupun pemerintah tidak bisa menetapkan besaran mahar dalam pernikahan. Karena hal itu menjadi kewenangan mutlak dari kedua pihak calon pengantin.

MAA Aceh: Harga Diri Tidak Ditentukan oleh Besarnya Jeulame

  • Prof Yusri Yusuf: Harga diri tidak ditentukan oleh besarnya mahar.
  • Pemerintah tidak bisa menetapkan besaran mahar: Hal itu menjadi kewenangan calon pengantin.
  • Kenaikan harga emas menimbulkan persoalan sosial dan budaya: Calon pengantin kesulitan memenuhi permintaan mahar.
  • Imbauan kepada masyarakat: Jangan memaksakan mahar yang tinggi, agar pemuda-pemudi tidak menunda pernikahan.

Prof Yusri menjelaskan bahwa dalam adat Aceh, jeuname umumnya berbentuk emas, baik berupa mas kawin dalam takaran gram atau mayam. Emas dianggap lambang kehormatan, kemapanan, dan kesungguhan calon suami. Namun, seiring dengan kenaikan harga emas yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, tradisi ini menimbulkan sejumlah persoalan sosial dan budaya.

Di mana, kenaikan harga emas menyebabkan banyak calon pengantin laki-laki kesulitan memenuhi permintaan mahar sesuai adat setempat. Atas kondisi ini, Prof Yusri khawatir patokan mahar yang dipaksakan terlalu tinggi akan membuat pemuda-pemudi di Aceh semakin menunda pernikahan. Untuk itu, ia mengimbau masyarakat khususnya para orang tua untuk saling memahami dan tidak memaksakan mahar yang tinggi.

“Jadi jangan ngotot sekali harus tinggi maharnya. Makanya kita imbau masyarakat harus saling memahami, jangan sampai tidak jadi menikah gara-gara tinggi patokan mahar, itu yang enggak kita inginkan,” jelasnya.

MAA Aceh: Harga Diri Tidak Ditentukan oleh Besarnya Jeulame, Imbau Pemuda Jangan Menunda Pernikahan
0123456789