Mahasiswa HimaKesmas dan PMI Aceh Barat melaksanakan Program Mahasiswa Berdampak di Desa Lawet, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk membersihkan rumah warga dari sisa lumpur banjir, membangun sarana air bersih, dan memberikan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi anak-anak.
Program yang berlangsung selama tiga minggu ini melibatkan 50 mahasiswa dan masyarakat lokal. Mereka membersihkan rumah warga, membangun sumur bor, pompa air, tandon penampungan, dan instalasi listrik untuk mendukung distribusi air bersih. Selain itu, mahasiswa juga memberikan edukasi PHBS bagi anak usia 2 hingga 5 tahun dengan metode belajar sambil bermain.
Kegiatan Utama
- Pembersihan Rumah Warga: Gotong royong membersihkan rumah dari sisa lumpur dan material banjir.
- Pembangunan Sarana Air Bersih: Sumur bor, pompa air (sanyo), tandon penampungan, dan instalasi listrik.
- Edukasi PHBS: Literasi dan edukasi bagi anak usia 2 hingga 5 tahun dengan metode belajar sambil bermain.
- Penguatan Kapasitas Lokal: Pengelolaan sarana dan pelaksanaan edukasi agar kegiatan dapat berkelanjutan setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir.
Dampak Program
- Sarana Air Bersih: Kini dapat dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
- Pemulihan Psikososial: Kegiatan literasi anak dan penyediaan air bersih diharapkan dapat menghadirkan kembali keceriaan dan membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat.
- Model Pemulihan: Program ini diharapkan menjadi model pemulihan berbasis pemberdayaan masyarakat di wilayah rawan bencana, khususnya dalam penguatan kesehatan lingkungan dan perlindungan anak.
Program Mahasiswa Berdampak ini di bawah bimbingan Ketua Tim, Teungku Nih Farisni, SKM, MKes, dan anggota tim lainnya. Mereka bekerja sama dengan kader kesehatan, orang tua, serta aparatur desa untuk memastikan keberlanjutan program.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.