Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Mahasiswa Umuslim Timbun Jalan Desa di Bireuen Pasca Banjir 2026

05 Februari 2026 17:55

Sejumlah mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen melakukan penambalan jalan desa di Gampong Geulanggang Teungoh, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, yang rusak akibat banjir. Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKM tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh dan dilaksanakan pada awal Februari 2026.

Ketua kelompok KKM desa tersebut, Teuku Ichsan, menjelaskan bahwa kegiatan rehabilitasi infrastruktur dilakukan oleh 15 mahasiswa KKM di bawah koordinasi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Nurhayati SP MSM CDM. Implementasi kegiatan melibatkan pemerintah gampong, pemuda, serta masyarakat setempat yang berkontribusi aktif sejak tahap identifikasi permasalahan hingga pelaksanaan perbaikan.

Kegiatan Penambalan Jalan

  • Timbunan aspal hasil korekan/kerusakan menggunakan alat khusus atau cold milling machine yang dilakukan pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh.
  • Buangan aspal kupasan diambil dan angkut dengan dump truk untuk menambal jalan dan lorong-lorong di desa yang sudah berlobang akibat bencana banjir beberapa waktu lalu.
  • 42 titik kerusakan tersebar di ruas jalan utama dan jalan lingkungan dengan total luas sekitar 250 meter persegi.
  • Bentuk kerusakan mencakup lubang dalam, retakan struktural, serta pengelupasan lapisan aspal yang berisiko terhadap keselamatan pengguna jalan.

Kolaborasi Multipihak

  • Pemerintah gampong menyediakan 8 kubik aspal coldmix serta peralatan kerja seperti sekop, cangkul, dan kereta dorong.
  • Proses penambalan dilakukan secara bertahap dengan membagi tim ke dalam tiga kelompok kerja yang beroperasi secara simultan.
  • Pengaturan lalu lintas sederhana diterapkan pada ruas jalan yang memiliki intensitas kendaraan cukup tinggi.
  • Seluruh titik kerusakan berhasil ditangani dalam satu hari pelaksanaan dan bahkan melampaui target yang telah ditetapkan.

Permukaan jalan yang sebelumnya tidak stabil kini menjadi lebih rata sehingga menurunkan risiko kecelakaan sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna. Pulihnya akses transportasi antar dusun juga berkontribusi terhadap kelancaran aktivitas ekonomi dan distribusi logistik masyarakat pascabencana.

Mahasiswa Umuslim Timbun Jalan Desa di Bireuen Pasca Banjir 2026
0123456789