Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Mahasiswa KKN Bangun Tungku Bakar Minim Asap untuk Warga Bireuen Pasca Banjir

6 hari yang lalu

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Malikussaleh membangun tungku pembakaran sampah minim asap di Desa Pante Baro Gle Siblah, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Bireuen. Inisiatif ini bertujuan mengatasi penumpukan sampah pasca banjir bandang yang melanda Aceh pada November 2025, di mana operasional truk sampah dan tempat pembuangan akhir (TPA) belum pulih sepenuhnya.

Tungku bakar tersebut dirancang sebagai tempat pembakaran sampah tertutup untuk meminimalisir asap, sehingga lebih ramah lingkungan dan tidak mengganggu warga sekitar. Pembangunan fasilitas ini didanai dari dana donasi untuk korban banjir dan dikerjakan oleh mahasiswa KKN dari Program Studi Teknik Sipil Universitas Malikussaleh.

Solusi Pengelolaan Sampah Pasca Bencana

  • Tungku bakar minim asap: Dirancang untuk membakar sampah non-organik residu seperti popok sekali pakai dan pembalut.
  • Pemilahan sampah: Mahasiswa juga menyediakan tempat sampah terpilah untuk sampah organik dan non-organik.
  • Kolaborasi dengan masyarakat: Tungku pembakaran sampah diserahkan secara simbolis kepada Keuchik Pante Baro Gle Siblah sebagai bentuk kerja sama antara civitas akademika Unimal dan masyarakat desa.

Harapan untuk Masa Depan

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Nanda Savira Ersa, berharap fasilitas ini dapat membantu pengelolaan sampah di desa terdampak banjir agar lebih sehat dan tertata. Keuchik Pante Baro Gle Siblah, Suryadi, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN Relawan Unimal dan berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut untuk kemajuan desa.

Mahasiswa KKN Bangun Tungku Bakar Minim Asap untuk Warga Bireuen Pasca Banjir
0123456789