Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Mahasiswa Unimal Dorong UMKM Kue Keukarah di Lhokseumawe Berkelanjutan

12 Februari 2026 19:37

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Malikussaleh (Unimal) Kelompok 56 melaksanakan program pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kuala, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan produk lokal berupa kue keukarah, salah satu kuliner tradisional khas Aceh yang memiliki potensi ekonomi besar jika dikelola optimal.

Program ini bertujuan mendukung peningkatan kapasitas pelaku usaha desa agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Mahasiswa memberikan pendampingan langsung melalui berbagai kegiatan, seperti pembuatan identitas usaha, perancangan desain kemasan, strategi promosi, pemetaan lokasi usaha, dan metode pembukuan sederhana.

Inovasi dan Pendampingan

  • Identitas Usaha: Pembuatan logo dan desain kemasan yang lebih menarik dan higienis.
  • Strategi Promosi: Promosi secara langsung dan digital, serta pemetaan lokasi usaha menggunakan platform digital.
  • Pembukuan: Metode pembukuan sederhana untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran.
  • Motivasi: Memberikan motivasi kepada pelaku usaha untuk terus berinovasi dan percaya diri.

Pelaku UMKM kue keukarah di Desa Kuala, Basyariah, mengaku terbantu dengan inovasi yang diperkenalkan, terutama dalam hal tampilan produk dan cara memasarkan usaha. Produknya sekarang terlihat lebih menarik dan lebih dikenal orang.

Penanggung jawab program kerja, Nita Dewi, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang berdasarkan hasil observasi potensi desa. Penguatan UMKM lokal merupakan langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa sekaligus menjaga keberlangsungan kuliner tradisional daerah.

Mahasiswa KKN Universitas Malikussaleh Kelompok 56 berharap program pengembangan UMKM tersebut dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Kuala. Dengan adanya inovasi pada aspek kemasan, promosi, serta pengelolaan usaha, produk kue keukarah diharapkan mampu memiliki daya saing yang lebih tinggi dan menjadi salah satu produk unggulan desa yang dikenal lebih luas.

Mahasiswa Unimal Dorong UMKM Kue Keukarah di Lhokseumawe Berkelanjutan
0123456789