Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Pabrik Sagu Punteut Lhokseumawe: Penopang Ekonomi Warga Desa Kumbang Punteuet

23 Januari 2026 20:07

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Malikussaleh (Unimal) Kelompok 67 mengunjungi pabrik sagu di Desa Kumbang Punteuet, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung aktivitas industri rumahan yang telah puluhan tahun menjadi penggerak ekonomi masyarakat setempat.

Pabrik sagu yang berdiri sejak 1990 ini masih menjadi sumber penghidupan utama bagi warga sekitar. Pabrik ini dikelola oleh Bukhari dan mempekerjakan sekitar enam orang per hari, terdiri dari tiga pekerja pada shift pagi dan tiga pekerja pada shift malam. Seluruh tenaga kerja berasal dari warga sekitar, khususnya kalangan pemuda desa.

Potensi Ekonomi Lokal

  • Pabrik sagu memproduksi pati sagu dari batang rumbia yang didatangkan dari kawasan rawa-rawa antar desa dan antar kabupaten.
  • Bahan baku dibeli melalui perantara dengan harga sekitar Rp10.000 per meter.
  • Hasil produksi sagu dipasarkan ke berbagai daerah di luar Aceh, seperti Rampah, Tanjung Morawa, dan Tebing Tinggi di Sumatera Utara.
  • Permintaan pasar yang stabil membuat pabrik ini mampu terus beroperasi meskipun menghadapi keterbatasan bahan baku dan kendala alam.

Dampak Sosial dan Lingkungan

  • Pabrik ini mempekerjakan sekitar enam orang per hari, seluruhnya berasal dari warga sekitar.
  • Ampas sagu hasil produksi dimanfaatkan sebagai pakan ternak seperti lembu, sehingga tidak menimbulkan limbah yang mengganggu lingkungan warga.
  • Produksi sagu dilakukan hampir setiap hari, tergantung pada ketersediaan bahan baku dan tingkat kesulitan pengolahan batang sagu.

Harapan dan Tantangan

  • Bukhari berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih, khususnya dalam pembudidayaan pohon rumbia, agar ketersediaan bahan baku sagu dapat terjaga secara berkelanjutan.
  • Hingga kini, pabrik sagu tersebut diketahui belum pernah menerima bantuan dari pemerintah.
  • Kunjungan mahasiswa KKN-PPM Unimal Kelompok 67 ini diharapkan dapat membuka wawasan tentang potensi ekonomi lokal berbasis sumber daya alam, sekaligus mendorong pengembangan industri desa yang berkelanjutan.
Pabrik Sagu Punteut Lhokseumawe: Penopang Ekonomi Warga Desa Kumbang Punteuet
0123456789
0123456789