News
Mahasiswa Aceh Barat Demo Tuntut Reformasi Polri dan Penghapusan Kekerasan
3 hari yang lalu
Aliansi mahasiswa peduli Hak Asasi Manusia (HAM) berunjuk rasa di Tugu Pelor Meulaboh, depan Kantor DPRK Aceh Barat, Kamis, 26 Februari 2026. Mereka menyorot dua kasus kekerasan terhadap warga Indonesia yang melibatkan oknum polisi dan TNI.
Koordinator Aksi, Anriansah Kalimuddin, merincikan kedua kasus ini terjadi dalam waktu berdekatan. Pada 19 Februari 2026, seorang anak berusia 14 tahun tewas di tangan seorang anggota Brimob di Maluku. Kemudian, kasus penganiayaan juga terjadi di Aceh Barat pada 20 Februari 2026, di mana korban merupakan seorang siswa yang dihajar oleh dua oknum TNI.
Tuntutan Mahasiswa
- Reformasi Polri: Pembenahan dan reformasi total secara menyeluruh, termasuk aspek sistem, kewenangan, struktur, dan kultur.
- Penghapusan Kekerasan: Desakan untuk menghapus praktik kekerasan dan militerisasi di tubuh kepolisian.
- Revisi UU Peradilan Militer: Meminta revisi terhadap UU Nomor 31 tahun 1997 tentang peradilan militer, yang dianggap menyulitkan menyeret pelaku militer yang melanggar hukum ke ranah sipil.
- Jaminan Keselamatan: Meminta pemerintah menjamin keselamatan pembela HAM, aktivis lingkungan, dan jurnalis dari teror intimidasi.
Aksi ini digelar sebagai bentuk solidaritas dan bukti kekecewaan, ketidakpuasan terhadap negara yang melakukan pembiaran dan tidak serius dalam menangani pelanggaran HAM.
