News
Mahasiswa UBBG Ubah Sawah Terdampak Banjir di Pidie Jadi Kebun Sayur
4 hari yang lalu
Mahasiswa Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) Banda Aceh mengembangkan kebun sayur di lahan persawahan terdampak banjir di Gampong Tiba Mesjid, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie. Program ini bertujuan untuk mendukung pemulihan pascabencana dan memberikan harapan baru bagi masyarakat setempat.
Kebun sayur mini ini merupakan bagian dari Program Mahasiswa Berdampak yang berlangsung sejak 3 Februari hingga Maret 2026. Sayuran seperti kangkung dan bayam ditanam karena memiliki siklus tanam singkat, yakni sekitar 25-30 hari, dan ditargetkan dapat dipanen sebelum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Dampak dan Manfaat
- Pemanfaatan Lahan: Lahan persawahan yang sebelumnya terdampak banjir dan tidak dapat dimanfaatkan secara optimal kini diubah menjadi kebun sayur.
- Peningkatan Produktivitas: Program ini membantu masyarakat tetap produktif selama proses pemulihan lahan pertanian utama.
- Dukungan Pendanaan: Program ini didukung oleh pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat serta Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
- Gotong Royong: Penanaman dilakukan secara gotong royong dengan pendampingan teknis dari mahasiswa, mulai dari pengolahan tanah hingga pemantauan pertumbuhan tanaman.
Harapan Baru
Keuchik Gampong Tiba Mesjid, Haryadi, mengapresiasi kolaborasi mahasiswa dan masyarakat dalam mengembangkan kebun sayur. Ia menyatakan bahwa program ini tidak hanya mempercepat pemulihan sektor pertanian, tetapi juga menghidupkan kembali semangat kebersamaan warga pascabencana.
