Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Mahasiswa Umuslim Ciptakan Aplikasi Tanggap Bencana untuk Warga Bireuen

3 hari yang lalu

Mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, bersama dosen pembimbing, berhasil mengembangkan aplikasi digital untuk pendataan tanggap darurat bencana. Inovasi ini lahir melalui Program Mahasiswa Berdampak 2026 yang didukung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Aplikasi ini dirancang untuk mempercepat pengumpulan, pengolahan, dan penyajian informasi terkait kondisi bencana. Sistem ini memungkinkan data lapangan seperti jumlah korban, kebutuhan mendesak, hingga kondisi kesehatan masyarakat terdampak dapat diinput secara real-time dan terintegrasi dalam satu platform digital.

Fitur dan Uji Coba

  • Aplikasi telah diuji coba di Desa Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, salah satu wilayah yang terdampak banjir besar pada akhir 2025.
  • Sistem diserahkan secara resmi kepada perangkat desa, diterima langsung oleh Keuchik Murizal Haryanto.
  • Tim mahasiswa juga menyelenggarakan pelatihan penggunaan aplikasi bagi perangkat desa dan relawan lapangan.

Manfaat dan Dampak

  • Data yang terkumpul divisualisasikan dalam bentuk infografis interaktif.
  • Dashboard analitik memungkinkan pengguna melihat sebaran warga terdampak, tingkat kebutuhan, dampak kerusakan, hingga komposisi keluarga penyintas.
  • Pengambilan keputusan berbasis data dapat dilakukan lebih cepat dan tepat, sehingga distribusi bantuan tidak lagi terhambat oleh pendataan manual.

Harapan dan Apresiasi

Rektor Umuslim, Dr Marwan, MP, mengapresiasi kontribusi nyata mahasiswa dan dosen dalam menghadirkan solusi teknologi bagi masyarakat terdampak bencana. Ia berharap aplikasi ini dapat menjadi model transformasi digital penanganan bencana berbasis komunitas di berbagai daerah rawan bencana.

Mahasiswa Umuslim Ciptakan Aplikasi Tanggap Bencana untuk Warga Bireuen
0123456789