News
Mahasiswa USK Bantu Bener Meriah Bangkit Pasca Bencana dengan Teknologi IoT
10 Februari 2026 16:02
Tim Pengabdian Kreativitas Mahasiswa (PKM) Berdampak dari UKM BSPD Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan program pemberdayaan masyarakat tangguh bencana berbasis IoT dan Geospasial di Desa Lampahan Timur, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah. Program ini melibatkan 50 mahasiswa lintas disiplin ilmu yang berangkat menuju lokasi terdampak pada 7 Februari 2026.
Program ini diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dan melibatkan beberapa dosen pembimbing. Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh perangkat desa termasuk Reje (Kepala Desa) Fadli, Sekretaris Desa Muhammad Iqbal, Kepala Dusun Andi, dan sejumlah masyarakat.
Program Utama
- Pemetaan Geospasial: Menggunakan teknologi Sistem Informasi Geografis untuk menghasilkan peta rawan bencana, peta tutupan lahan, jalur evakuasi, serta peta administrasi desa.
- Pemetaan Sumber Air Bersih: Mengidentifikasi akuifer bawah permukaan dan mengembangkan sumber air bersih berbasis tenaga surya dan Internet of Things (IoT).
- Edukasi Kebencanaan: Melakukan edukasi tentang mitigasi bencana dan ketahanan sosial-ekonomi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesiapsiagaan.
- Pendampingan Pembentukan POKDARNA: Mendukung pembentukan Kelompok Masyarakat Sadar Bencana (POKDARNA) dan penyusunan qanun gampong tentang mitigasi bencana.
Kepala Reje Gampong Lampahan Timur, Fadli, menyampaikan komitmen penuh dari Pemerintah Gampong Lampahan Timur untuk mendukung kelancaran program. Kegiatan PKM ini juga mencakup koordinasi dengan instansi terkait di lingkungan Pemerintahan Bener Meriah dan Pusat Riset STEM USK dalam pengembangan strategi Build Back Better.
