Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai NasDem, Martini, secara terbuka mengkritik sikap lembaganya yang dinilai tidak menunjukkan keberpihakan anggaran terhadap korban banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Kritik ini disampaikan dalam rapat paripurna pada Rabu, 11 Maret 2026.
Martini menyatakan kekecewaannya karena selama bencana banjir besar terjadi, tidak ada langkah nyata dari DPRA untuk membantu masyarakat terdampak. Ia menyoroti kondisi masyarakat yang masih tinggal di tenda pengungsian dengan keterbatasan kebutuhan sehari-hari.
Kondisi Masyarakat yang Memprihatinkan
- Banyak warga masih tinggal di tenda pengungsian dengan keterbatasan kebutuhan sehari-hari.
- Keterbatasan uang jajan anak menjadi salah satu masalah yang dihadapi oleh warga.
Kritik Terhadap Kebijakan Anggaran
- Martini menyoroti pemotongan anggaran yang berkaitan dengan bantuan rumah bagi masyarakat terdampak bencana oleh Pemerintah Aceh.
- Ia menekankan bahwa APBA adalah uang rakyat dan harus digunakan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat, terutama saat terjadi bencana.
Seruan untuk Keberpihakan
- Martini mengingatkan agar DPRA tidak hanya memperjuangkan kepentingan kelompok tertentu.
- Ia menekankan bahwa DPRA adalah lembaga yang mengawasi seluruh anggaran dan uang rakyat, sehingga harus berpihak kepada rakyat.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita11 Titik Panas di Aceh, Waspada Karhutla di Tanah Aceh Jaya dan Utara
BMKG mendeteksi 11 titik panas (hotspot) di Aceh pada Senin (27/4/2026), tersebar di Aceh Jaya, Aceh Timur, dan Aceh Utara.
24 Anak Panti Asuhan Bumi Moro Latih First Aid di Banda Aceh
Sebanyak 24 anak di Panti Asuhan Bumi Moro, Banda Aceh, mengikuti pelatihan pertolongan pertama (first aid) yang digelar subunit Supportive...
Rencana Ferry Jakarta–Banda Aceh, Biaya Logistik Melorot di Aceh
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah membahas rencana pembukaan lintasan angkutan penyeberangan
Pulihkan Pertanian, Kementan Tanam Padi Gogo di Pulo Siron Bireuen
Upaya pemulihan diawali dengan perbaikan infrastruktur penahan sawah yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.