Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Warga Pidie Harus Menunggu 26 Tahun untuk Haji, Daftar Tunggu Capai 14.000

28 Januari 2026 08:51

Daftar tunggu calon jamaah haji (CJH) di Kabupaten Pidie telah mencapai lebih dari 14.000 hingga tahun 2025. Ini berarti warga Pidie yang sudah mendaftar harus menunggu selama 26 tahun untuk menunaikan ibadah haji. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pidie, Ihsan Sag, mengatakan bahwa antusias masyarakat untuk melaksanakan rukun Islam kelima menyebabkan daftar tunggu semakin panjang.

Tahun 2026, tercatat 574 CJH Pidie sudah melunasi Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) yang mencapai Rp 45.109.422 per orang. Dari jumlah tersebut, 574 CJH terdiri dari reguler dan cadangan. CJH reguler dipastikan akan berangkat tahun 2026, sementara CJH cadangan belum bisa dipastikan.

Biaya dan Verifikasi

  • Biaya pendaftaran pertama sebagai CJH adalah Rp 25 juta, dan total biaya mencapai Rp 45.109.422 setelah optimalisasi.
  • 574 CJH sudah terverifikasi dan memiliki paspor, serta telah diperiksa kesehatan.
  • Ada 9 lansia di antara CJH, dengan usia ter tua 95 tahun dan terendah 80 tahun, semuanya memiliki pendamping.

Jadwal Keberangkatan

  • Gelombang pertama Aceh akan berangkat pada 21 April 2026.
  • Pidie akan berangkat ke Tanah Suci dalam dua gelombang sekitar 10 Mei 2026.
  • Kuota haji untuk Aceh tahun ini ditambah menjadi 5.436 orang.

Pendamping dan Manasik Haji

  • Satu keluarga dari Perumnas Keutapang, berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), akan menunaikan ibadah haji tahun ini.
  • Tiga petugas dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Umrah (KBIHU) Pidie akan mendampingi 157 CJH di Mekkah.
  • Manasik haji bagi CJH Pidie sudah dilaksanakan oleh KBHU, dan akan dilanjutkan setelah Hari Raya Idul Fitri 2026.
Warga Pidie Harus Menunggu 26 Tahun untuk Haji, Daftar Tunggu Capai 14.000
0123456789