Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Masjid Tgk Chiek Kuta Karang: Jejak Keilmuan Falak di Aceh Besar

6 hari yang lalu

Masjid Tgk Chiek Kuta Karang berdiri kokoh di Gampong Lampeuneueun, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. Masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menyimpan sejarah panjang keilmuan falak dan perjuangan ulama Aceh.

Dibangun pada tahun 1860, masjid ini dinisbahkan pada kehidupan dan perjuangan ulama falakiyah Aceh, Tgk Chiek Kuta Karang. Ia dikenal sebagai ahli ilmu astrologi, pejuang, dan ahli pengobatan pada pertengahan abad ke-19.

Sejarah dan Peran Tgk Chiek Kuta Karang

  • Penasihat Militer: Selama Perang Aceh, Tgk Chiek Kuta Karang memainkan peran penting sebagai penasihat militer bagi tokoh perlawanan Teungku Chik Di Tiro Muhammad Saman.

  • Ahli Ilmu Falak: Keahliannya dalam ilmu falak membantu dalam pemetaan medan perang dan penyusunan strategi perang gerilya.

  • Peninggalan Nama: Nama Tgk Chiek Kuta Karang kini diabadikan pada observatorium Lhoknga dan beberapa nama jalan di Aceh.

Renovasi dan Keadaan Saat Ini

  • Renovasi: Masjid ini telah mengalami dua kali renovasi, yaitu pada tahun 1951 dan terakhir pada tahun 2018.

  • Arsitektur: Masjid ini memiliki gaya arsitektur tradisional nusantara yang dipadu dengan kubah gaya Mughal, serta bagian bangunan masjid yang masih berupa atap berundak dengan pengaruh Hindu-Budha.

Masjid Tgk Chiek Kuta Karang tetap menjadi simbol keilmuan dan perjuangan di Aceh, serta menjadi tempat pemantauan hilal di observatorium Lhoknga.

Masjid Tgk Chiek Kuta Karang: Jejak Keilmuan Falak di Aceh Besar