Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) mendesak Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRA untuk segera mengambil langkah tegas terkait status anggota DPRA, Mawardi Basyah, yang tersandung kasus hukum dan dikabarkan telah menjalani penahanan. Koordinator MaTA, Alfian, menilai secara administrasi hukum status Mawardi sudah jelas, sehingga seluruh hak sebagai anggota dewan seharusnya dihentikan.
Alfian mengingatkan bahwa jika hak-hak tersebut masih diberikan, berpotensi menimbulkan kerugian negara dan harus ada mekanisme pengembalian. Ia juga mengkritik BKD yang dinilai belum bertindak dengan alasan menunggu surat resmi, yang menurutnya tidak relevan dan terkesan menghindari tanggung jawab.
Desakan MaTA kepada BKD DPRA
- Status Hukum Mawardi Basyah: Mawardi Basyah dinyatakan sebagai narapidana yang menjalani penahanan, sehingga hak administratifnya sebagai anggota DPRA harus dihentikan.
- Potensi Kerugian Negara: Jika hak-hak Mawardi masih diberikan, negara berpotensi rugi dan harus ada mekanisme pengembalian.
- Kritik terhadap BKD: BKD dinilai lamban bertindak dan berdalih menunggu surat resmi, yang menurut MaTA tidak relevan.
- Desakan kepada Partai Politik: MaTA juga mendesak partai politik yang menaungi Mawardi untuk segera mengambil langkah tegas demi menjaga integritas.
Dampak terhadap Kelembagaan
- Etika dan Moralitas: MaTA menekankan bahwa persoalan ini bukan sekadar administratif, tetapi juga menyangkut etika dan moralitas lembaga legislatif.
- Integritas Partai: Jika partai membiarkan Mawardi menerima hak tanpa menjalankan tugas, ini akan berdampak pada integritas partai.
- Pengawasan Anggaran: MaTA mendesak BKD dan partai politik segera mengambil tindakan, mengingat dampaknya tidak hanya pada individu, tetapi juga terhadap kelembagaan dan pengawasan anggaran.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.