Proyek pengaspalan jalan ruas Kuta Binjei–Alue Ie Mirah, Kabupaten Aceh Timur, menjadi perdebatan setelah Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) menyampaikan dugaan korupsi kepada Polda Aceh. Proyek ini dibiayai dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit dengan total anggaran Rp17.425.512.000 dan terbagi menjadi dua paket pekerjaan.
Kualitas Konstruksi dan Transparansi Pengadaan
- Proyek terdiri dari dua paket dengan total panjang 4,63 kilometer dan nilai kontrak Rp9.445.700.000 serta Rp7.979.812.000.
- Pengawasan MaTA menemukan retak, lubang, dan pengelupasan aspal di berbagai titik hanya dua bulan setelah pekerjaan selesai (Agustus 2024).
- BPK Perwakilan Aceh mengidentifikasi kekurangan volume pekerjaan yang berpotensi menimbulkan kerugian negara sekitar Rp3,09 miliar dari total nilai kontrak.
- Dana proyek berasal dari DBH Sawit dan dikerjakan oleh CV AW Generation melalui mekanisme e‑katalog, namun tidak tercatat di sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
- MaTA meminta Polda Aceh menuntut semua pihak yang terlibat sebagai tersangka dalam Tipidkor dan menegaskan dukungan terhadap proses penyelidikan yang sedang berjalan.
- Warga Aceh Timur mengaku menunggu infrastruktur jalan ini selama hampir dua puluh tahun untuk mendukung aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari‑hari.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaIbu Aceh Singkil Raih Panen Bawang Merah Via Benih Biji","PublicImpact":9,"Credibility":9,"Urgency":6,"Evidence":7,"LongTermValue":9,"Education":7,"FinalScore":83,"Summary":"Pemkab Aceh Singkil kolab
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil berkolaborasi dengan NGO mitra pembangunan berhasil mengembangkan budidaya bawang merah
Empati Warga Pidie Jaya: USK Kirim 1.050 Mahasiswa Bantu Bangun Usaha
PIDIE JAYA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek) Prof. Stella Christie, Ph.D., mengapresiasi...
: Warga Barsela Menunggu RS Meulaboh, Butuh Tambahan Rp50-100 M
Anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRA, Fuadri, mendesak Pemerintah Aceh memprioritaskan penyelesai
: Buruh Harian Aceh Barat Diamankan, Dugaan Pelecehan Anak 11 Tahun
Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat mengamankan seorang pria berinisial EE (42), buruh harian lepas asal Kabupaten Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.