News
BSI Naik Kelas, Fokus Pembiayaan Ritel dan Konsumer di Aceh dan Sumatera
03 Februari 2026 06:30
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) resmi naik kelas menjadi Persero, dengan mayoritas pembiayaan ke segmen konsumer dan ritel. BSI juga aktif dalam program pemerintah dan CSR, termasuk bantuan pascabencana di Aceh.
BSI, yang sebelumnya dikenal sebagai PT Bank Syariah Indonesia Tbk, resmi naik kelas menjadi Persero pada 2 Februari 2026. Bank ini juga meluncurkan kampanye ‘Langkah Emas Generasi Emas’ untuk menyosialisasikan produk dan layanan syariah.
Dampak Pembiayaan BSI
- Mayoritas pembiayaan BSI disalurkan ke segmen ritel dan konsumer, terutama di ekosistem halal.
- Pembiayaan tersebut diberikan kepada pegawai, pengusaha mikro, kecil dan menengah, serta ekosistem BUMN.
- BSI juga aktif mensupport program pemerintah seperti rumah bersubsidi FLPP, pembiayaan mikro KUR, dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kontribusi BSI di Aceh
- BSI aktif berkontribusi dalam recovery musibah pascabencana hidrometeorologi di Sumatera, khususnya Aceh, dengan total bantuan di atas 210 ton.
- Bank ini juga mendukung penguatan ekosistem keuangan syariah nasional dan pengembangan industri halal di Indonesia.
Kinerja dan Komitmen BSI
- Sejak merger pada 2021, BSI fokus menjalankan fungsi intermediasi dengan penyaluran pembiayaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat luas.
- BSI optimistis penyesuaian status sebagai Persero dapat mendukung penguatan ekosistem Danantara, khususnya sektor keuangan.
