News
Pemulihan Aceh Percepat: 8.502 Huntara Rampung Sebelum Lebaran 2026
5 hari yang lalu
Pemerintah dan DPR RI berkomitmen untuk memastikan warga Aceh dapat merayakan Hari Raya Idulfitri 2026 dengan lebih layak. Dalam rapat koordinasi evaluasi pada 18 Februari 2026, Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI dan Pemerintah menyepakati langkah-langkah percepatan pemulihan di Aceh. Hingga saat ini, 8.502 unit hunian sementara (Huntara) telah selesai dibangun, meningkat 2.291 unit dalam seminggu terakhir.
Meskipun 56% daerah terdampak telah pulih, tantangan seperti validasi data pengungsi dan kerusakan rumah masih menjadi fokus. Program cash for work dan bantuan dari diaspora Aceh di Malaysia turut mendukung upaya pemulihan. Target utama adalah memastikan warga meninggalkan lokasi pengungsian sebelum Lebaran.
Progres dan Tantangan Pemulihan
- Hunian Sementara: 8.502 unit Huntara telah rampung, dengan target penyelesaian sebelum Lebaran 2026.
- Validasi Data: Masih terdapat selisih data pengungsi dan kerusakan rumah antara berbagai lembaga, dengan 78.628 unit rumah terdampak.
- Infrastruktur: Jalan dan jembatan di wilayah seperti Aceh Tengah dan Aceh Utara masih berstatus darurat, mempengaruhi distribusi logistik.
- Desa Hilang: 29 desa/gampong dinyatakan hilang, memicu masalah hukum dan administrasi pemerintahan desa.
- Pendidikan Darurat: Sekolah masih beroperasi di bawah tenda atau menumpang di bangunan lain dengan sistem shift.
- Anggaran: Kebutuhan dana tanggap darurat Kementerian PU sebesar Rp4,3 triliun sempat mengalami hambatan birokrasi.
Dengan 13 poin kesimpulan dari rapat koordinasi, pemerintah optimis bahwa fase rehabilitasi akan rampung tepat waktu, memberikan kepastian bagi masyarakat Aceh untuk menyambut bulan suci Ramadan dengan kondisi yang jauh lebih baik.
