News
Ribuan Personel Kerahkan ke Aceh Tamiang Atasi Endapan Lumpur
29 Januari 2026 08:50
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengerahkan ribuan personel lintas instansi untuk menangani endapan lumpur di Kabupaten Aceh Tamiang. Wilayah ini, sebagai daerah dataran rendah, menjadi salah satu daerah paling terdampak bencana. Kondisi tersebut diperparah oleh endapan lumpur yang masuk ke berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Tito menjelaskan bahwa Aceh Tamiang merupakan wilayah dataran rendah yang memerlukan perhatian khusus. Endapan lumpur menjadi persoalan utama karena berdampak luas terhadap aktivitas pemerintahan, infrastruktur, serta kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Personel Lintas Instansi Kerahkan
- 1.132 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
- 500 mahasiswa Politeknik Statistika STIS
- 600 taruna dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
- 2.000 personel Tentara Nasional Indonesia (TNI)
- 1.000 personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri)
- 1.788 personel Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus)
Fokus Pengerahan Personel
Pengerahan personel difokuskan untuk membantu pembersihan lumpur serta pemulihan fasilitas pemerintahan, sekolah, pasar, warung, hingga rumah warga yang terdampak. Tito menegaskan bahwa semua fasilitas di Aceh Tamiang terdampak oleh endapan lumpur, sehingga memerlukan kerja keras untuk pemulihan.
