Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta bantuan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota di Aceh untuk turun langsung memeriksa rumah yang rusak akibat banjir. Permintaan ini disampaikan saat kunjungannya ke Gampong Bale Panah, Kecamatan Juli, Bireuen, pada Sabtu (21/2/2026).
Tito menekankan pentingnya pendataan ulang untuk warga yang belum terdata, terutama di daerah dataran rendah yang terdampak banjir dan lumpur. Ia juga menyoroti perlunya percepatan pembangunan rumah sementara (Huntara) dan rumah tetap (Huntap) bagi korban banjir.
Poin Penting
- Pendataan Ulang: Mendagri meminta bupati/wali kota untuk memastikan semua rumah rusak terdata, termasuk yang belum masuk dalam pendataan awal.
- Kebijakan Baru: Tito membuat Keputusan Menteri untuk tipologi rumah rusak berdasarkan kriteria banjir, bukan gempa bumi.
- Percepatan Bantuan: Kebijakan ini bertujuan mempercepat pencairan bantuan dan pembangunan rumah bagi korban banjir.
- Koordinasi Pemda: Kecepatan pembangunan Huntap tergantung pada data dari Pemda, yang akan diverifikasi oleh BPS dan Disdukcapil.
Tito juga menekankan pentingnya komunikasi langsung dengan warga untuk menentukan apakah mereka ingin dibangun rumah di lokasi asli (Insitu) atau direlokasi (Ex Situ).
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.