Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

1.500 Hektare Sawah Pidie Jaya Tertimbun Lumpur, Mendagri Tinjau Pemulihan

22 Februari 2026 15:34

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meninjau langsung 1.500 hektare sawah di Pidie Jaya yang tertimbun lumpur banjir. Kunjungan ini dilakukan untuk mempercepat rehabilitasi lahan pertanian yang rusak parah, terutama di Kecamatan Meurah Dua. Lumpur setinggi 50 cm hingga 1 meter menutupi hamparan sawah, mengancam produktivitas pertanian dan ekonomi petani.

Bupati Pidie Jaya, Nyak Syi, menyatakan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat setempat. Dengan luas areal sawah sekitar 8.800 hektare, kerusakan ini berpotensi menurunkan hasil panen jika tidak segera ditangani. Pemkab berharap dukungan konkret dari Kementerian Pertanian, termasuk bantuan alat berat dan pendampingan teknis.

Dampak Banjir terhadap Pertanian

  • 1.500 hektare sawah tertimbun lumpur dengan ketebalan 50 cm hingga 1 meter.
  • Ribuan hektare sawah lainnya terdampak ringan hingga sedang.
  • Kerusakan sawah mengancam produktivitas pertanian dan ekonomi petani.
  • Pemkab Pidie Jaya berharap dukungan alat berat dan pendampingan teknis dari Kementerian Pertanian.

Langkah Pemulihan

  • Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten diperlukan untuk mempercepat rehabilitasi pascabencana.
  • Pemulihan lahan bukan sekadar perbaikan fisik, tetapi langkah strategis menjaga ketahanan pangan daerah.
  • Bupati Pidie Jaya berharap sawah masyarakat segera kembali ditanami untuk mengembalikan roda ekonomi petani.
1.500 Hektare Sawah Pidie Jaya Tertimbun Lumpur, Mendagri Tinjau Pemulihan
0123456789