Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Sekolah di Lhokseumawe Menghidupkan Tradisi Membaca dengan 'Reading Hour'

16 Februari 2026 08:22

Sekolah di Lhokseumawe Menghidupkan Tradisi Membaca dengan 'Reading Hour'

SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe meluncurkan program 'Reading Hour' untuk mendorong siswa membaca dan menulis. Program ini telah meningkatkan kemampuan akademik dan kreativitas siswa, serta menanamkan kebiasaan membaca sejak dini.

'Reading Hour' di SMA Sukma

  • Program 'Reading Hour' diadakan setiap Kamis pagi selama 90 menit.
  • Siswa dan guru berkumpul di area selasar sekolah dengan buku bacaan masing-masing.
  • Siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok melingkar dan harus mengisi 'reading log' tentang apa yang telah dibaca.
  • Beberapa siswa berbagi apa yang telah mereka baca di depan forum.

Manfaat 'Reading Hour'

  • Meningkatkan kemampuan akademik siswa.
  • Meningkatkan daya cipta dan kreativitas mereka.
  • Membuka cakrawala pemikiran dan memberi peluang untuk mengalirkan ide.
  • Menanamkan kebiasaan membaca dan menulis sejak dini.

Jumat Berbagi Inspirasi

  • Program literasi lain yang digagas oleh direktur sekolah.
  • Diadakan setiap Jumat pagi bagi para guru dan karyawan.
  • Setiap orang bergiliran menuturkan apa yang telah mereka baca.
  • Buku-buku menjadi balok-balok yang saling menyusun pikiran dan menyalakan hasrat untuk belajar.

Kesimpulan

Membaca adalah bagian dari safari hidup, bukan sekadar tugas akademik, melainkan cara untuk terus tumbuh sebagai manusia yang berpikir, merasa, dan mengerti dunia dengan lebih dalam. Mulailah membaca agar terbiasa dan tingkatan membaca akan melambung dengan sendirinya.

Sekolah di Lhokseumawe Menghidupkan Tradisi Membaca dengan 'Reading Hour'
0123456789