Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Pemerintah Keruk Muara Sungai Tamiang, Nelayan Aceh Harap Lebih Mudah

12 Februari 2026 21:42

Pemerintah mulai mengeruk muara Sungai Tamiang yang selama ini dangkal dan sulit dilalui, dalam upaya membuka kembali jalur ekonomi masyarakat pesisir. Program tersebut difokuskan pada lintasan Kuala Peunaga hingga Kuala Tamiang, yang selama berbulan-bulan terhambat akibat sedimentasi dan dampak bencana.

Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin saat meninjau langsung pengerjaan di Seruway, Kamis (12/2/2026), mengatakan, pengerukan ini merupakan bagian dari janji pemerintah untuk membuka “jalur kerakyatan” bagi aktivitas ekonomi warga.

Pengerukan Muara Sungai Tamiang

  • Lintasan Kuala Peunaga hingga Kuala Tamiang terhambat akibat sedimentasi dan dampak bencana.
  • Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin meninjau langsung pengerjaan di Seruway.
  • Pengerukan dilakukan dengan kapal keruk di area laut dan alat berat ekskavator di sisi darat.
  • Target jelas, jalur kerakyatan ini bisa segera dimanfaatkan masyarakat.

Dampak dan Harapan

  • Mobilitas nelayan, pedagang, dan warga yang bergantung pada transportasi air akan mempermudah.
  • Dukungan penuh dari TNI terhadap kebutuhan pemerintah daerah selama proses pengerjaan.
  • Normalisasi muara tidak hanya memulihkan aktivitas ekonomi warga, tetapi juga membantu mengendalikan dampak lanjutan dari bencana banjir yang porak-poranda menghantam wilayah Aceh Tamiang.
Pemerintah Keruk Muara Sungai Tamiang, Nelayan Aceh Harap Lebih Mudah
0123456789