Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Menkes Dorong Produksi Obat Jantung dan Kanker Dalam Negeri, Minta Hentikan Ketergantungan Impor

28 Januari 2026 23:24

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menekankan pentingnya kemandirian sektor kesehatan dengan memprioritaskan produksi dalam negeri untuk obat penyakit jantung, kanker, dan stroke. Ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan impor dan memastikan kebutuhan dasar kesehatan masyarakat terpenuhi.

Menurut Budi, penyakit jantung, kanker, dan stroke adalah penyakit berbiaya tinggi yang banyak diderita warga Indonesia. Oleh karena itu, semua produk kesehatan terkait harus menjadi prioritas investasi dan produksi dalam negeri.

Prioritas Produksi Dalam Negeri

  • Obat jantung, kanker, dan stroke harus menjadi prioritas pertama untuk investasi dan produksi dalam negeri.
  • Data BPJS Kesehatan menunjukkan bahwa penyakit tersebut memiliki biaya tinggi dan banyak diderita warga.
  • BPOM dan industri farmasi diminta untuk memfasilitasi produksi obat-obatan yang paling banyak digunakan masyarakat.
  • Ketergantungan impor harus dihindari agar sistem kesehatan nasional lebih mandiri.

Menkes Budi menegaskan bahwa sebelum mengembangkan teknologi kesehatan canggih, prioritas utama harus diarahkan pada kebutuhan dasar yang sudah jelas dipakai oleh masyarakat. Pemerintah memiliki data tentang obat, alat kesehatan, dan layanan rumah sakit yang paling banyak digunakan masyarakat, yang harus diamankan dulu dari volume dan nilai rupiahnya.

Menkes Dorong Produksi Obat Jantung dan Kanker Dalam Negeri, Minta Hentikan Ketergantungan Impor
0123456789