News
Pengerukan Sungai Tamiang: Jalur Ekonomi Warga Aceh Tamiang Dibuka
13 Februari 2026 09:24
Pemerintah mulai mengeruk muara Sungai Tamiang yang selama ini dangkal dan sulit dilalui dalam upaya membuka kembali jalur ekonomi masyarakat pesisir. Program tersebut difokuskan pada lintasan Kuala Peunaga hingga Kuala Tamiang, yang selama berbulan-bulan terhambat akibat sedimentasi dan dampak bencana.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat meninjau langsung pengerjaan pengerukan di sungai Seruway, Kamis (12/2/2026) mengatakan, pengerukan ini merupakan bagian dari janji pemerintah untuk membuka “jalur kerakyatan” bagi aktivitas ekonomi warga.
Dampak Ekonomi dan Sosial
- Pemudahan mobilitas nelayan dan pedagang: Pengerukan sungai akan mempermudah mobilitas nelayan, pedagang, dan warga yang bergantung pada transportasi air.
- Dukungan TNI: TNI memberikan dukungan penuh dalam proses pengerjaan, termasuk menggunakan kapal keruk di area laut dan alat berat ekskavator di sisi darat.
- Normalisasi muara: Pemerintah berharap normalisasi muara tidak hanya memulihkan aktivitas ekonomi warga, tetapi juga membantu mengendalikan dampak lanjutan dari bencana banjir yang menghantam wilayah Aceh Tamiang.
- Target pengerukan: Target pengerukan jelas, yaitu jalur kerakyatan ini bisa segera dimanfaatkan masyarakat. Dulu dangkal dan susah keluar, sekarang dikeruk agar bisa dimanfaatkan sebagai jalur ekonomi.
