Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Huntara Aceh Tamiang Targetkan Selesai Sebelum Ramadhan untuk 84 KK

21 Januari 2026 09:44

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mendorong percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh Tamiang. Targetnya, tidak ada lagi warga yang tinggal di tenda saat memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H.

Saat ini, pembangunan huntara di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, telah mencapai progres 98,75% dan ditargetkan segera dapat dimanfaatkan oleh warga terdampak. Huntara ini dibangun menggunakan metode konstruksi modular dengan sistem Modular Lite (MOLI) yang memungkinkan pembangunan cepat di tengah kondisi pascabencana.

Detail Pembangunan Huntara

  • Lokasi dan Luas: Huntara berdiri di atas lahan seluas 5.427 m² dengan total luas bangunan 2.052 m².
  • Kapasitas: Terdiri dari 7 blok hunian dan mushola, dengan 114 modul yang dapat menampung 84 KK atau sekitar 336 jiwa.
  • Fasilitas Pendukung:
    • 42 unit mandi, cuci, kakus (MCK)
    • Area komunal multifungsi
    • Area jemur
    • Mushola
    • Genset
    • Toren air
  • Sistem Pendukung:
    • Air bersih dari sumur bor dan tandon
    • Pengolahan air kotor menggunakan sistem biotek
    • Pasokan listrik dari PLN

Tujuan Pembangunan

Penyelesaian pembangunan huntara sebelum Ramadhan merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa penanganan pasca bencana tidak hanya fokus pada fisik bangunan, tetapi juga pada rasa aman dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah.

"Kita memberikan dukungan penuh kepada masyarakat, khususnya di Aceh dan Sumatera Barat yang mayoritas Muslim, agar saat Ramadhan mereka bisa beribadah dengan lebih tenang, meskipun dalam kondisi pascabencana," ujar Dody Hanggodo.

Dengan adanya huntara ini, diharapkan warga terdampak banjir di Aceh Tamiang dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan lebih tenang dan nyaman, serta memiliki tempat tinggal yang layak sementara menunggu pemulihan pasca bencana yang lebih permanen.

Dampak Sosial

Pembangunan huntara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Aceh Tamiang, terutama dalam hal:

  • Kenyamanan dan Keamanan: Warga tidak perlu lagi tinggal di tenda dan dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang.
  • Kesehatan: Fasilitas MCK dan sistem pengolahan air kotor yang baik dapat meningkatkan kondisi kesehatan warga.
  • Kehidupan Sosial: Area komunal multifungsi dapat digunakan untuk kegiatan sosial dan keagamaan, memperkuat ikatan antar warga.

Dengan demikian, pembangunan huntara ini tidak hanya memberikan solusi sementara bagi warga terdampak banjir, tetapi juga mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat Aceh Tamiang.

Huntara Aceh Tamiang Targetkan Selesai Sebelum Ramadhan untuk 84 KK
0123456789