News
Longsoran di Aceh Tengah Melambat Setelah Saluran Air Ditutup
4 hari yang lalu
Longsoran yang terjadi di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, mulai melambat setelah Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menutup aliran air dari saluran irigasi di wilayah setempat. Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan bahwa langkah ini efektif mengurangi progresifitas longsoran yang sebelumnya mencapai 4-5 meter per hari.
Dody Hanggodo menjelaskan bahwa penutupan saluran air dilakukan karena resapan air di bawah tanah menjadi salah satu penyebab utama pelebaran lubang raksasa. Dengan penutupan saluran air, lubang tersebut mulai mengering dan progresifitas longsoran melambat secara signifikan.
Penanganan Longsoran
- Penutupan Saluran Air: Langkah ini dilakukan untuk mengurangi resapan air yang menyebabkan pelebaran lubang.
- Pemantauan Berkelanjutan: Kementerian PU terus memantau perkembangan longsoran dan melakukan penanganan terbaik.
- Pembuatan Penahan: Rencana pembuatan penahan atau penguat di sekitar lubang untuk mencegah pelebaran lebih lanjut.
- Kebutuhan Air Petani: Kementerian PU berencana membuat sumur bor dan embung untuk memenuhi kebutuhan air petani di wilayah tersebut.
Dody Hanggodo berharap bahwa dalam waktu sesingkat-singkatnya, longsoran dapat dihentikan sepenuhnya. Langkah-langkah yang diambil bertujuan untuk memastikan keselamatan warga dan stabilitas lingkungan di Aceh Tengah.
