News
Laznas AQL Peduli Bangun Mushola di Aceh Timur Sebelum Ramadhan
03 Februari 2026 12:28
Tim relawan Lembaga Amil Zakat Nasional dan Ar-Rahman Qur’anic Learning (Laznas AQL) Peduli bergerak dari Posko 2 Aceh Tamiang menuju desa pedalaman Kabupaten Aceh Timur pada Minggu (1/2/2026) sore. Mereka akan bermalam di daerah terisolir Aceh Timur yakni, Kecamatan Pante Bidari, Serba Jadi dan Simpang Jernih dalam misi mulia membangun rumah ibadah (masjid/mushola) yang hancur terdampak bencana banjir dan longsor.
Koordinator Nasional (Kornas) Laznas AQL Peduli, Ustadz Firman mengatakan setiap titik pembangunan meunasah/mushola di Aceh Timur inklud dengan air besih, sumur bor dan toren/tandon kapasitas besar. Pihaknya menegaskan akan menginap beberapa hari di sana untuk memastikan sejumlah program terebut berjalan tanpa hambatan.
Program Pembangunan
- Membangun mushola: Dibangun di lima dusun meliputi tiga desa dan tiga kecamatan.
- Sarana air bersih: Pembangunan sumur bor dan toren/tandon kapasitas besar.
- Target rampung: Sebelum bulan puasa sudah rampung.
- Program tambahan: Halaqoh Ramadhan, momen meugang, Ramadhan di tenda dan tarawih pertama di meunasah darurat.
Ustadz Firman menjelaskan, rencana pembangunan atau rehabilitasi meunasah rusak tersebar di lima titik meliputi tiga kecamatan yakni, Dusun Bedari dan Dusun Rantau Panjang, Desa Sijudo, Kecamatan Pante Bidari dua titik. Kemudian Dusun Pelalu, Desa Blang Snong, Kecamatan Pante Bidari satu titik, Dusun Kuala, Desa Jering, Kecamatan Serba Jadi satu titik dan Dusun Bedari, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Jernih satu titik.
“Mushola akan dibangun di lima dusun meliputi tiga desa dan tiga kecamatan. Ditargetkan sebelum bulan puasa sudah rampung. Ada juga program dua titik mushola di Aceh Tamiang, tapi kita akan prioritaskan lima titik dulu di Aceh Timur. Insya Allah, pada 14 Februari 2026 satu unit meunasah sudah bisa serah terima kunci untuk sholat tarawih pertama bagi para penyintas bencana,” ujarnya.
Selanjutnya gema Nuzulul Quran dan kegiatan anak-anak menulias Mushafku (kaligrafi). Dapur berkah: sahur dan buka puasa bersama serta kegiatan intensif pesantren kilat bagi remaja dengan materi tentang kesabaran dan kebangkitan pascabencana.
“Kami (Tim AQL) juga sudah membawa paket bantuan berupa perlengkapan sholat untuk dibagikan ke masjid-masjid menyambut bulan suci Ramadhan tahun ini. Pastinya ada program sahur dan buka puasa bersama relawan-warga serta yang manarik distribusi makanan hangat menggunakan “Ambulans Sungai” atau boat kayu ke titik terpencil,” demikian Ustadz Firman.
