Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Meugang ASUH: Tradisi Ibadah Nyaman di Aceh, Dampaknya dan Pentingnya Keamanan Pangan

13 Februari 2026 11:28

Meugang ASUH: Tradisi Ibadah Nyaman di Aceh, Dampaknya dan Pentingnya Keamanan Pangan

Meugang adalah tradisi Aceh yang penting di bulan Ramadan dan hari raya. Tradisi ini memiliki dampak sosial dan ekonomi besar, tetapi juga memerlukan pengawasan kesehatan hewan dan keamanan pangan. Pemerintah dan penjual daging harus berkomitmen untuk menjaga keamanan pangan dan kesehatan masyarakat.

Dampak Sosial dan Ekonomi

  • Permintaan Tinggi: Puluhan ribu ekor sapi/kerbau disembelih, menghasilkan ribuan ton daging.
  • Kesempatan Ekonomi: Lapak-lapak penjual daging musiman bermunculan, meningkatkan aktivitas ekonomi.
  • Kebersamaan: Meugang menjadi momen berbagi dan mempererat silaturahmi.

Keamanan Pangan dan Kesehatan

  • Pemeriksaan Kesehatan: Sapi/kerbau yang disembelih di Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPHR) sudah melalui proses pemeriksaan kesehatan.
  • Penyembelihan di Luar RPHR: Selebihnya disembelih di luar RPHR oleh penjual daging musiman, memerlukan pengawasan.
  • Bahaya Kesehatan: Daging yang tidak aman bisa menimbulkan reaksi alergi, resistensi bakteri, atau keracunan.
  • Penyakit Penularan: Bakteri seperti Salmonella sp., Bacillus anthracis, Mycobacterium tuberculose, dan Brucella abortus dapat menimbulkan penyakit penularan.

Pentingnya Keamanan Pangan

  • Daging Aman: Daging yang memenuhi kriteria Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).
  • Penyembelihan Halal: Proses penyembelihan harus sesuai dengan syari’at Islam.
  • Pembinaan dan Pengawasan: Pemerintah berkewajiban melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap penerapan sistem jaminan keamanan pangan.
  • Edukasi: Pengetahuan terhadap keamanan pangan, penularan penyakit asal hewan, kesejahteraan hewan, dan penanganan lingkungan harus ditingkatkan.

Meugang ASUH, Ibadah Nyaman.

Meugang ASUH: Tradisi Ibadah Nyaman di Aceh, Dampaknya dan Pentingnya Keamanan Pangan
0123456789