News
Aceh Timur Siap Bangun 80 Km Kawat Kejut Gajah Mitigasi Konflik
12 Februari 2026 19:22
BKSDA Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur akan segera membangun 79,92 kilometer kawat kejut gajah di dua kecamatan, Peunaron dan Serbajadi. Proyek ini bertujuan untuk mitigasi konflik gajah dengan manusia di enam gampong, termasuk Sri Mulya, Arul Pinang, Peunaron Baru, Bunin, dan Arul Duren.
Camat Peunaron, Muhammad Ishak, mengapresiasi usaha FKL dalam program mitigasi konflik gajah. Dia berharap kawat kejut gajah ini akan mendukung Call Center dan Posko Pengaduan Konflik Satwa yang telah digagas sebelumnya.
Rincian Proyek
- Kecamatan Peunaron: Sri Mulya (11,5 km), Arul Pinang (30,71 km), Peunaron Baru (9,26 km), Peunaron Baru (56,83 km)
- Kecamatan Serbajadi: Bunin (9,72 km), Arul Duren (13,37 km)
Dampak dan Harapan
- Koridor Gajah: Kawat kejut gajah diharapkan tidak mengganggu koridor gajah.
- Keamanan Petani: Petani diharapkan bisa bertani dengan nyaman dan aman.
- Dukungan Masyarakat: Camat Peunaron meminta dukungan semua pihak untuk menjaga kawat kejut gajah tetap terawat dan bermanfaat secara jangka menengah.
