Kembaliekonomi

Pemerintah Aceh Khawatir Gas Andaman Selatan Belum Diolah di Arun untuk Kesejahteraan

Penulis

serambinews.com

Tanggal

01 Jun 2026

Pemerintah Aceh Khawatir Gas Andaman Selatan Belum Diolah di Arun untuk Kesejahteraan

Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan permintaan tertulis kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia agar persetujuan rencana pengembangan Lapangan Tangkulo di Wilayah Kerja South Andaman ditunda. Dalam surat Nomor 500.10/2264 tanggal 27 Februari 2026, Pemerintah Aceh menegah agar gas dari blok tersebut tidak langsung diekspor, melainkan diproses terlebih dahulu di Kawasan Ekonomi Khusus Arun, Lhokseumawe.

Potensi Ekonomi dan Lapangan Kerja di KEK Arun

  • Surat resmi bertanggal 27 Februari 2026 dengan nomor 500.10/2264
  • Mubadala Energy awalnya mengusulkan penggunaan FPSO untuk pengolahan gas di laut
  • Tim Pemerintah Aceh mengusulkan pemanfaatan fasilitas Onshore Processing Facility (OPF) di KEK Arun
  • Infrastruktur eks PT Arun NGL dapat berfungsi sebagai Onshore Receiving Facility (ORF) untuk pemrosesan gas darat
  • Pengolahan lokal diperkirakan meningkatkan penerimaan pajak dan membuka ribuan lapangan kerja bagi masyarakat Aceh
  • Kebijakan ini menghindari pengulangan ketidakberhasilan proyek gas Arun era Soeharto yang kurang memberikan manfaat setempat
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.