News
JKA Aceh tidak dihapus, hanya perbaikan data penerima untuk tepat sasaran
3 jam yang lalu
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menegaskan bahwa program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) tidak dihapus, melainkan hanya melakukan penyesuaian data penerima agar lebih akurat. Pernyataan ini disampaikan untuk merespon informasi yang beredar di masyarakat mengenai penghapusan program JKA.
Penyesuaian ini dilakukan karena kondisi keuangan Aceh yang menurun pasca berkurangnya dana otsus Aceh sejak tiga tahun terakhir. Pemerintah Aceh hanya akan menanggung masyarakat Aceh pada level ekonomi desil enam dan tujuh (kategori menengah) saja.
Penyesuaian Program JKA
- Anggaran JKA tidak dipotong, melainkan dievaluasi untuk pelaksanaan yang lebih tepat sasaran dan berkeadilan.
- Masyarakat desil 8-10 dikeluarkan dari penerima JKA, artinya tidak lagi ditanggung oleh program ini.
- Desil 6-7 tetap ditanggung oleh pemerintah Aceh melalui program JKA.
- Jumlah masyarakat desil 8-10 di Aceh mencapai 953.395 jiwa, dengan 823.914 jiwa dikategorikan mampu dan tidak lagi menerima bantuan iuran kesehatan lewat program JKA.
Dampak dan Harapan
- Penyesuaian ini diharapkan dapat meningkatkan keadilan dan akurasi penerima bantuan.
- Jika dana otsus Aceh kembali sebesar 2,5 persen, pelaksanaan JKA akan dikembalikan seperti semula.
- Pemerintah Aceh sedang melakukan penataan kembali pembagian tanggung jawab antara JKA dan jaminan kesehatan nasional (JKN).
