Kembalipolitik

Pengalihan Arus Mudik Lewat Jembatan Awe Geutah Paya – Teupin Reudeup Mulai Besok

Penulis

serambinews.com

Tanggal

12 Mar 2026

Pengalihan Arus Mudik Lewat Jembatan Awe Geutah Paya – Teupin Reudeup Mulai Besok

Mulai Jumat (13/3/2026), kendaraan dari arah Medan ke Banda Aceh akan dialihkan ke jalur alternatif melalui Jembatan Awe Geutah Paya – Teupin Reudeup. Pengalihan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik Idul Fitri dan menjaga keawetan jembatan Krueng Tingkeum.

Kendaraan dari Banda Aceh masih bisa melintasi jembatan tersebut. Pengendara diharapkan mematuhi batas tonase maksimal 30 ton dan tinggi kendaraan maksimal 4 meter.

Pengalihan Arus Lalu Lintas

  • Kendaraan dari arah Medan dialihkan ke Jembatan Awe Geutah Paya – Teupin Reudeup.
  • Kendaraan dari arah Banda Aceh masih bisa melintasi jembatan Krueng Tingkeum.
  • Batas tonase maksimal 30 ton dan tinggi kendaraan maksimal 4 meter.
  • Kendaraan khusus seperti truk sumbu tiga, ambulance, mobil pemadam kebakaran, pengangkut BBM, sembako, serta iring-iringan jenazah dari arah Medan tetap diperbolehkan melewati Jembatan Kutablang dengan sistem buka-tutup sesuai kondisi di lapangan.

Tujuan Pengalihan

  • Mencegah antrean panjang dan kemacetan yang biasanya terjadi saat volume kendaraan meningkat tajam menjelang hari raya.
  • Menjaga ketertiban dan keawetan jembatan Krueng Tingkeum.
  • Memastikan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H berjalan lancar.

Harapan dan Imbauan

  • Pengendara diharapkan tertib muatan dan tidak melebihi batas tonase yang ditentukan.
  • Pengendara wajib mematuhi arahan petugas dan tetap berada di jalurnya masing-masing demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas).
  • Pengusaha yang bergerak di bidang angkutan agar membatasi muatan tidak lebih dari 30 ton.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.