News
40 Murid SDN 5 Peusangan Siblah Krueng Belajar di Tenda Pasca Banjir
23 Januari 2026 19:21
Banjir yang melanda Desa Teupin Raya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, pada 26 November 2026, menyebabkan kerusakan parah pada SDN 5 Peusangan Siblah Krueng. Sekitar 40 murid dan guru kini terpaksa belajar di tenda bantuan setelah sekolah mereka rusak berat.
Kepala sekolah, Mustaqimah SPd Gr, menyatakan bahwa banjir terjadi pada pukul 03.00 WIB dan mencapai ketinggian di atas genteng pada pukul 08.00 WIB. Akibatnya, sekolah rusak total dan semua aset serta dokumen tidak dapat diselamatkan.
Dampak Banjir terhadap Pendidikan
- 40 murid dari kelas I sampai kelas VI terpaksa belajar di tenda bantuan.
- Sekolah rusak total, termasuk semua aset dan dokumen.
- Kesulitan yang dihadapi: kekurangan seragam, alat tulis, meja, kursi, dan air bersih.
- Laptop guru yang disimpan di sekolah juga rusak, kini hanya tersisa satu laptop untuk semua guru.
Kebutuhan Mendesak
- Seragam murid dan perlengkapan alat tulis.
- Meja, kursi, dan peralatan pendukung lainnya.
- Air bersih yang sangat sulit didapatkan.
Kondisi ini memerlukan perhatian serius dari pihak berwenang dan masyarakat untuk membantu pemulihan pendidikan di daerah tersebut.
Harapan ke Depan
Diharapkan bantuan segera datang untuk memulihkan kondisi sekolah dan memberikan dukungan kepada murid dan guru yang terdampak banjir. Pendidikan adalah hak setiap anak, dan kondisi ini tidak boleh menghalangi mereka untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
Dengan kerja sama semua pihak, diharapkan SDN 5 Peusangan Siblah Krueng dapat segera pulih dan murid dapat kembali belajar di lingkungan yang aman dan nyaman.
Banjir yang melanda Desa Teupin Raya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, pada 26 November 2026, menyebabkan kerusakan parah pada SDN 5 Peusangan Siblah Krueng. Sekitar 40 murid dan guru kini terpaksa belajar di tenda bantuan setelah sekolah mereka rusak berat.
Kepala sekolah, Mustaqimah SPd Gr, menyatakan bahwa banjir terjadi pada pukul 03.00 WIB dan mencapai ketinggian di atas genteng pada pukul 08.00 WIB. Akibatnya, sekolah rusak total dan semua aset serta dokumen tidak dapat diselamatkan.
Dampak Banjir terhadap Pendidikan
- 40 murid dari kelas I sampai kelas VI terpaksa belajar di tenda bantuan.
- Sekolah rusak total, termasuk semua aset dan dokumen.
- Kesulitan yang dihadapi: kekurangan seragam, alat tulis, meja, kursi, dan air bersih.
- Laptop guru yang disimpan di sekolah juga rusak, kini hanya tersisa satu laptop untuk semua guru.
Kebutuhan Mendesak
- Seragam murid dan perlengkapan alat tulis.
- Meja, kursi, dan peralatan pendukung lainnya.
- Air bersih yang sangat sulit didapatkan.
Kondisi ini memerlukan perhatian serius dari pihak berwenang dan masyarakat untuk membantu pemulihan pendidikan di daerah tersebut.
Harapan ke Depan
Diharapkan bantuan segera datang untuk memulihkan kondisi sekolah dan memberikan dukungan kepada murid dan guru yang terdampak banjir. Pendidikan adalah hak setiap anak, dan kondisi ini tidak boleh menghalangi mereka untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
Dengan kerja sama semua pihak, diharapkan SDN 5 Peusangan Siblah Krueng dapat segera pulih dan murid dapat kembali belajar di lingkungan yang aman dan nyaman.
