News
Rian Syaf Jabat Plt Ketua Partai Demokrat Aceh, Fokus Konsolidasi Pasca Bencana
22 Januari 2026 20:33
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum DPP Partai Demokrat, resmi menunjuk Rian Syaf sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat Aceh. Penunjukan ini tertuang dalam surat keputusan Nomor: 02/SK/DPP.PD/DPD/I/2026 dan menggantikan Muslim yang mengundurkan diri karena menjabat sebagai komisaris independen di BUMN.
Rian Syaf, putra asli Aceh Utara, menyatakan akan fokus menjaga stabilitas transisi, melakukan konsolidasi organisasi, dan mempersiapkan musyawarah daerah (musda). Ia juga menekankan pentingnya peran seluruh kader Demokrat, termasuk kepala daerah dan anggota DPRA serta DPRK, dalam proses pemulihan Aceh pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda 18 kabupaten/kota.
Konsolidasi dan Pemulihan Aceh
- Rian Syaf berjanji untuk segera melakukan langkah-langkah konsolidasi cepat guna memastikan roda organisasi berjalan dengan baik.
- Fokus utama adalah memastikan persiapan musda berjalan lancar dan melibatkan seluruh kader Demokrat dalam pemulihan Aceh.
- Rian memiliki latar belakang pendidikan di International Islamic University of Malaysia (IIUM) dan The University of New South Wales (UNSW), serta pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang manajemen.
Dampak dan Harapan
- Penunjukan ini diharapkan dapat memperkuat struktur organisasi Partai Demokrat di Aceh dan mendukung pemulihan pasca bencana.
- Rian Syaf, sebagai putra Aceh, diharapkan dapat membawa perspektif lokal yang kuat dalam kepemimpinannya.
- Langkah ini juga menunjukkan komitmen Partai Demokrat dalam mendukung stabilitas dan pembangunan Aceh pasca bencana alam yang melanda wilayah tersebut.
Dengan penunjukan ini, Rian Syaf diharapkan dapat membawa Partai Demokrat Aceh menuju konsolidasi yang lebih kuat dan berkontribusi aktif dalam pemulihan Aceh pasca bencana alam yang melanda wilayah tersebut.
Rian Syaf, sebagai putra Aceh Utara, diharapkan dapat membawa perspektif lokal yang kuat dalam kepemimpinannya dan mendukung stabilitas serta pembangunan Aceh pasca bencana alam yang melanda wilayah tersebut.
