News
Warga Banjir Aceh Utara Diminta Pindah ke Huntara yang Sudah Rampung
3 jam yang lalu
Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Lapang, Aceh Utara, mengimbau para korban banjir untuk segera menempati hunian sementara (huntara) setelah pembangunannya dinyatakan selesai dan layak huni. Pemerintah kecamatan bersama instansi terkait akan melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan kesiapan huntara dan hunian tetap (huntap) yang ditargetkan segera difungsikan bagi warga terdampak banjir.
Camat Lapang, Muzakkir, SE, menyatakan bahwa saat ini terdapat 207 kepala keluarga (KK) yang masih bertahan di tenda darurat, tersebar di dua desa. Huntara telah dibangun di beberapa desa, termasuk Desa Matang Baroh, Desa Kuala Keureuto, Desa Kuala Cangkoi, dan Desa Keude Lapang, dan diprioritaskan bagi warga yang rumahnya mengalami rusak berat.
Kejelasan untuk KK Gantung
- 207 KK masih menempati tenda darurat di dua desa.
- Huntara dibangun di beberapa desa dan diprioritaskan untuk warga dengan rumah rusak berat.
- KK gantung diperbolehkan menempati huntara dan memilih bilik yang masih kosong.
- Usulan pembangunan huntap bagi KK gantung telah disetujui oleh BNPB.
Pendampingan dan Koordinasi
Pemerintah kecamatan bersama unsur Muspika dan instansi terkait terus melakukan pendampingan serta koordinasi guna memastikan kebutuhan dasar para pengungsi tetap terpenuhi hingga proses relokasi ke huntara maupun huntap selesai sepenuhnya.
