Kembalilingkungan

Pengungsi Banjir Bireuen Berpuasa di Hunian Darurat, Harap Kacang Hijau untuk Berbuka

Penulis

serambinews.com

Tanggal

21 Feb 2026

Pengungsi Banjir Bireuen Berpuasa di Hunian Darurat, Harap Kacang Hijau untuk Berbuka

Warga Desa Alue Kuta, Bireuen, masih berjuang memulihkan kehidupan setelah banjir bandang menghancurkan rumah dan sumber penghidupan mereka. Sebanyak 35 kepala keluarga menempati hunian darurat dari kayu dan triplek, sementara 10 keluarga lainnya tinggal bersama kerabat. Mereka menghadapi kesulitan ekonomi dan kekurangan makanan berbuka puasa.

Keuchik Alue Kuta, Habibullah, menyatakan bahwa 45 keluarga terdampak banjir, dengan banyak yang kehilangan tambak dan peralatan melaut. Warga berharap bantuan makanan seperti kacang hijau untuk berbuka puasa, terutama bagi anak-anak.

Kondisi Pengungsi

  • 35 keluarga menempati hunian darurat berbentuk panggung.
  • 10 keluarga tinggal bersama kerabat.
  • 45 keluarga terdampak banjir, kehilangan rumah dan sumber penghidupan.
  • Warga mengharapkan bantuan makanan berbuka puasa, seperti kacang hijau dan sirup.

Dampak Banjir

  • Rumah dan tambak hancur.
  • Peralatan melaut rusak.
  • Warga kehilangan sumber penghidupan.
  • Kesulitan ekonomi dan kekurangan makanan berbuka puasa.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.