News
Damkar Lhokseumawe Kehabisan Solar Saat Pemadaman Kebakaran Sekolah
24 Januari 2026 19:28
Kebakaran yang terjadi di SD Negeri 5 Kuta Makmur, Lhokseumawe, pada pukul 16.00 WIB berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari satu jam berkat respons cepat dari personel Damkar Lhokseumawe dan bantuan TNI/Polri. Namun, di balik keberhasilan tersebut, terdapat kisah nestapa yang jarang terlihat publik. Saat perjalanan pulang, salah satu unit truk Damkar terhenti di tengah gang karena kehabisan solar, menunjukkan kendala operasional yang masih dihadapi.
Kebakaran tersebut menghanguskan lima ruangan sekolah, termasuk ruang kepala sekolah, perpustakaan, dan tiga ruang kelas. Kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp600 juta, termasuk 12 unit laptop guru, dokumen sekolah, sound system, dan tujuh unit infokus. Akibat kejadian ini, proses belajar mengajar terdampak dan pihak sekolah terpaksa menerapkan sistem belajar bergilir atau sekolah sore bagi 165 siswa.
Dampak Kebakaran
- Kerugian materiil: Lebih dari Rp600 juta
- Fasilitas yang rusak: 12 unit laptop guru, dokumen sekolah, sound system, dan tujuh unit infokus
- Gangguan proses belajar: Sistem belajar bergilir atau sekolah sore bagi 165 siswa
Kendala Operasional Damkar
- Kehabisan solar: Salah satu unit truk Damkar terhenti di tengah gang karena kehabisan solar
- Persoalan anggaran: Diduga menjadi salah satu penyebab krusial yang belum sepenuhnya teratasi
- Upaya perbaikan: Pelaksana Harian (Plh) Kalaksa BPBD Kota Lhokseumawe, Said Bachtiar, menyatakan bahwa persoalan operasional sedang diinventarisir dan dibenahi
Apresiasi dan Harapan
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada masyarakat serta seluruh unsur yang terlibat dalam pemadaman. Mereka berharap bahwa kendala operasional yang dihadapi oleh Damkar Lhokseumawe dapat segera teratasi untuk mendukung tugas-tugas penting di masa mendatang.
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya dukungan dan perhatian terhadap institusi-institusi publik yang berperan penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
