Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh menggelar pertemuan khusus dalam bentuk focus group discussion (FGD) untuk menindaklanjuti hasil tes kemampuan akademik (TKA) siswa-siswi Aceh tahun 2025 yang tergolong rendah, yakni hanya 22,47 dari skala 100. Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk kepala sekolah, guru bahasa Inggris, dan perwakilan dari beberapa universitas di Aceh.
FGD ini membahas strategi peningkatan kemampuan bahasa Inggris siswa menyusul rendahnya capaian TKA di Provinsi Aceh pada tahun 2025. Aceh berada di peringkat 31 dari 38 provinsi se-Indonesia. Data menunjukkan bahwa rata-rata nilai TKA bahasa Inggris di Aceh berada pada angka 22,74, meski tidak jauh berbeda dari rata-rata nasional, bahasa Inggris merupakan mata pelajaran dengan capaian terendah.
Hasil dan Analisis TKA
- Pemahaman tekstual: 29
- Pemahaman inferensial: 28
- Evaluasi: 12
Hasil ini menunjukkan bahwa siswa Aceh kesulitan dalam pemahaman tekstual, inferensial, dan evaluasi. Siswa cenderung menyukai soal langsung (to the point), bukan soal kontekstual yang membutuhkan pemahaman mendalam.
Rekomendasi dan Langkah Selanjutnya
- Evaluasi Uji Kompetensi Guru (UKG): UKG terakhir dilaksanakan pada 2015 dan perlu dievaluasi kembali.
- Penguatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS): Guru diharapkan terlibat aktif dalam mendampingi siswa agar budaya baca benar-benar tumbuh.
- Monitoring dan Evaluasi Berkala: Disdik Aceh berencana melakukan monitoring dan evaluasi berkala guna memastikan program berjalan efektif dan memberi dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan Aceh.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthallamuddin SPd, MSP, menyampaikan bahwa hasil diskusi ini akan menjadi bahan evaluasi dan dasar rekomendasi kebijakan ke depan. "TKA penting dilaksanakan karena menjadi alat ukur kemampuan siswa sekaligus bahan evaluasi bagi guru dan sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran," jelas Murthalamuddin.
Ia berharap langkah ini menjadi awal perbaikan pembelajaran bahasa Inggris di Aceh agar capaian akademik siswa meningkat dan lebih kompetitif di tingkat nasional. "Target kita, ranking TKA Aceh tahun depan harus lebih baik daripada tahun ini. Kita bekerja sama untuk mencapainya," tegas Murthaamuddin.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.