News
Nora Desak APBA 2026 Prioritaskan Korban Bencana Aceh Tamiang
12 Februari 2026 18:09
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Nora Idah Nita, menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2026 harus diprioritaskan untuk pemulihan korban bencana di Aceh. Ia menilai hingga kini penyintas banjir, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang, masih hidup dalam kondisi memprihatinkan tanpa kepastian bantuan.
Pernyataan tersebut disampaikan Nora dalam Rapat Paripurna DPRA, di Banda Aceh, Kamis, 12 Februari 2026. Ia mengungkapkan, kekecewaan warga Aceh Tamiang telah memuncak hingga berujung aksi unjuk rasa besar-besaran hari ini dan nyaris ricuh.
Kondisi Memprihatinkan
- Masyarakat Aceh Tamiang masih tinggal di tenda pengungsian dan bahkan tidur di area kuburan Cina karena rumah mereka belum bisa dihuni.
- Hunian sementara (Huntara) dinilai belum mencukupi, sementara sebagian warga belum mampu membersihkan dan memperbaiki rumah karena keterbatasan ekonomi.
Kekecewaan Warga
- Nora mengaku kerap mendapat pertanyaan langsung dari masyarakat terkait kontribusi APBA bagi korban banjir.
- Masyarakat bertanya kepada kami, apa yang sudah APBA berikan untuk mereka. Sampai sekarang kami juga belum melihat pola dan program yang jelas.
Bantuan yang Belum Diterima
- Korban banjir belum menerima bantuan yang sebelumnya dijanjikan pemerintah, seperti penggantian perabot rumah tangga maupun dukungan pemulihan ekonomi.
- Program padat karya atau cash for work yang sempat memberi harapan, disebutnya belum memiliki kejelasan kelanjutan.
Desak Prioritaskan APBA 2026
- Nora mendesak pimpinan dan seluruh anggota DPRA agar pembahasan APBA 2026 benar-benar mengalokasikan anggaran yang konkret, terukur, dan langsung menyentuh kebutuhan korban bencana.
- APBA 2026 harus berdampak nyata bagi masyarakat terdampak. Jangan hanya menjadi janji di atas kertas.
