News
NTP Aceh Naik Tipis di Februari 2026, Petani Masih Tertekan Harga Komoditas
3 jam yang lalu
NTP Aceh pada Februari 2026 tercatat sebesar 125,21, naik tipis 0,03 persen dibandingkan Januari 2026. Meskipun demikian, kenaikan ini tidak mencerminkan perbaikan signifikan bagi petani Aceh, karena indeks harga yang diterima petani (It) justru mengalami penurunan sebesar 0,14 persen. Penurunan ini dipengaruhi oleh komoditas utama seperti gabah, kakao, dan cabai rawit.
Di sisi lain, indeks harga yang dibayar petani (Ib) juga turun 0,17 persen, dengan bawang merah, telur ayam ras, dan cabai rawit sebagai penyumbang utama penurunan. Kondisi ini menunjukkan tekanan harga yang masih dirasakan petani di berbagai subsektor pertanian.
Kondisi Ekonomi Petani Aceh
- NTP Aceh naik tipis menjadi 125,21, namun kenaikan ini hanya terjadi pada subsektor tanaman perkebunan rakyat dan peternakan.
- Indeks Harga yang Diterima Petani (It) turun 0,14 persen, dipengaruhi oleh penurunan harga gabah, kakao, dan cabai rawit.
- Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) turun 0,17 persen, dengan bawang merah, telur ayam ras, dan cabai rawit sebagai komoditas dominan yang mengalami penurunan.
- Deflasi di perdesaan sebesar 0,17 persen, mencerminkan kondisi ekonomi yang masih rapuh.
Dampak terhadap Petani
- Petani Aceh masih menghadapi tekanan harga komoditas utama, yang berdampak pada pendapatan mereka.
- Penurunan indeks harga menunjukkan tantangan ekonomi di sektor pertanian yang perlu diperhatikan.
- Data BPS Aceh menggarisbawahi perlunya kebijakan yang mendukung stabilitas harga komoditas untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
