OJK Aceh mendorong seluruh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Aceh untuk menyusun program berbasis data. Tujuannya adalah agar perluasan akses keuangan, dukungan pembiayaan, dan pengembangan sektor unggulan daerah dapat berjalan lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.
TPAKD tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga instrumen strategis untuk mendorong perluasan akses keuangan yang inklusif, memperkuat sektor produktif, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program Berbasis Data
- Pemanfaatan Data Statistik: OJK menekankan pentingnya pemanfaatan data statistik yang disampaikan BPS sebagai dasar penyusunan program kerja TPAKD.
- Potensi Ekonomi Aceh: Aceh memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar, namun memerlukan dukungan data yang akurat dan komprehensif agar potensi tersebut dapat dikembangkan secara optimal.
- Sektor Unggulan: Struktur perekonomian Aceh masih didominasi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar Rp84,3 triliun atau 32,74 persen.
Sinergi dan Kolaborasi
- Kolaborasi Pemerintah dan Industri Jasa Keuangan: Sinergi antara pemerintah daerah dan industri jasa keuangan menjadi kunci utama dalam mempercepat inklusi keuangan.
- Penyaluran KUR dan Pembiayaan Ultra Mikro: Pada periode 2024 hingga 2025, penyaluran KUR tercatat mencapai Rp8,8 triliun, sedangkan pembiayaan ultra mikro mencapai Rp535 miliar.
- Peningkatan Kualitas Kinerja: OJK Aceh mendorong seluruh TPAKD di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk terus meningkatkan kualitas kinerja agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.
Tantangan dan Peran TPAKD
- Kesenjangan Literasi dan Inklusi Keuangan: Tantangan yang masih dihadapi TPAKD di Aceh antara lain kesenjangan tingkat literasi dan inklusi keuangan serta keterbatasan akses pembiayaan bagi UMKM.
- Peran sebagai Orkestrator: TPAKD perlu terus berperan sebagai orkestrator pengembangan ekonomi daerah melalui penguatan sinergi dengan para pemangku kepentingan dan industri jasa keuangan.
- Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah: TPAKD di Aceh juga memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya literasi dan inklusi keuangan syariah.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.