News
Mahasiswa Desak Pangdam IM Tangani Dugaan Aniaya Siswa di Aceh Barat
6 hari yang lalu
Dugaan penganiayaan terhadap seorang siswa di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, yang diduga melibatkan dua oknum anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), menuai kecaman dari kalangan mahasiswa. Kasus tersebut dilaporkan ke Denpom IM/2 Meulaboh pada Jumat lalu.
Aliansi Mahasiswa Se-Aceh mendesak Kodam Iskandar Muda untuk segera mengambil langkah tegas dan memastikan proses hukum berjalan secara terbuka. Koordinator Aliansi Mahasiswa Se-Aceh, Tengku Raja Aulia Habibie, menyatakan bahwa aparat negara seharusnya menjadi pelindung masyarakat, bukan justru melakukan tindakan kekerasan.
Desakan Mahasiswa
- Aliansi Mahasiswa Se-Aceh mengecam keras dugaan penganiayaan ini dan menilai bahwa tindakan tersebut mencederai rasa keadilan publik.
- Mahasiswa mendesak Pangdam Iskandar Muda untuk tidak tinggal diam dan segera mengawal proses hukum terhadap oknum yang diduga terlibat.
- Mereka juga meminta evaluasi terhadap pola pendekatan aparat di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang.
Dampak dan Trauma Kolektif
- Dugaan kekerasan tersebut tidak hanya berdampak secara fisik terhadap korban, tetapi juga mencederai rasa keadilan publik.
- Aliansi Mahasiswa Se-Aceh menyinggung sejarah konflik panjang di Aceh yang meninggalkan trauma kolektif.
- Penanganan kasus yang melibatkan aparat dinilai harus dilakukan secara terbuka dan akuntabel untuk menghindari ketegangan di tengah masyarakat.
