News
8 Kecelakaan di Banda Aceh Selama Lebaran, 5 Orang Meninggal
2 jam yang lalu
Selama Operasi Ketupat Seulawah 2026, Polresta Banda Aceh mencatat 8 kecelakaan lalu lintas dengan 5 korban jiwa. Operasi ini berlangsung dari 13 hingga 25 Maret 2026, bertujuan mengamankan arus mudik dan balik selama Hari Raya Idulfitri.
Polresta Banda Aceh menjadi wilayah dengan kejadian laka lantas tertinggi di Aceh, dengan total 19 korban jiwa selama operasi. Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana, menyatakan bahwa personel tetap disiagakan untuk memantau titik rawan dan pusat keramaian hingga 29 Maret 2026.
Upaya Pengamanan Pasca Lebaran
- Pos Pengamanan: Dua posko masih disiagakan, yaitu Pos Pengamanan Masjid Raya Baiturrahman dan Pos Pelayanan Pelabuhan Ulee Lheue.
- Patroli Dialogis: Patroli dan pengawasan di pusat keramaian, jalur strategis, serta fasilitas transportasi tetap dilakukan.
- Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD): Polresta Banda Aceh meningkatkan pengamanan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat pasca arus balik lebaran.
Imbauan kepada Masyarakat
- Kedisiplinan Berlalu Lintas: Masyarakat diimbau untuk tertib berlalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan saling menghormati sesama pengguna jalan.
- Pelaporan Hal Mencurigakan: Masyarakat diminta untuk segera melaporkan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar melalui Call Center 110.
Polresta Banda Aceh mengapresiasi kedisiplinan warga sehingga situasi di wilayah hukum Polresta Banda Aceh tetap aman dan kondusif. Sinergi antara polisi dan warga diharapkan menjadi kunci terciptanya lingkungan aman, nyaman, dan damai.
