News
Organda Aceh Disorot: Absen Tangani Kecelakaan dan Keluhan Sopir di Barsela
4 jam yang lalu
Kinerja Organisasi Angkutan Darat (Organda) Aceh mendapat sorotan tajam karena dinilai pasif dalam menangani persoalan transportasi di lintasan Barat Selatan Aceh (Barsela). Fadhli Ali, praktisi kelapa sawit sekaligus Wasekjend DPP Apkasindo, mengkritik ketidakhadiran Organda dalam merespons tingginya angka kecelakaan lalu lintas dan keluhan sopir angkutan.
Menurut Fadhli, Organda seharusnya menjadi mitra strategis pemerintah dan pelindung kepentingan anggotanya. Ia menyoroti beberapa masalah utama yang perlu segera ditangani oleh Organda.
Masalah Utama yang Disoroti
- Tingginya Angka Kecelakaan: Frekuensi kecelakaan di lintasan Barsela terus meningkat, namun Organda dinilai tidak memberikan respons konkret.
- Keluhan Sopir Angkutan: Para sopir pengangkut hasil perkebunan sering mengeluhkan kesulitan di lapangan, namun Organda dianggap diam seribu bahasa.
- Penanganan ODOL: Organda diharapkan lebih proaktif dalam mengawal kebijakan strategis, termasuk penanganan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) menuju target Zero ODOL 2027.
- Kelangkaan BBM: Masalah klasik kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) juga perlu menjadi perhatian Organda, mengingat transportasi adalah urat nadi ekonomi daerah.
Fadhli mendesak adanya perubahan gaya kepemimpinan di tubuh Organda Aceh, dengan pengurus yang memiliki kepekaan tinggi dan responsif terhadap aspirasi akar rumput. Ia berharap Organda dapat membuka ruang komunikasi, bertindak cepat saat ada persoalan di lapangan, dan membangun dialog efektif dengan pemerintah.
