News
SMAN 3 Manyak Payed Gunakan Dana BOSP untuk Rehabilitasi Mobiler Pasca Banjir
4 jam yang lalu
Banjir yang melanda Aceh Tamiang meninggalkan kerusakan pada sarana pembelajaran di beberapa sekolah, termasuk SMAN 3 Manyak Payed. Namun, melalui pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun 2026, sekolah tersebut berhasil merehabilitasi mobiler yang rusak.
Rehabilitasi mobiler di SMAN 3 Manyak Payed telah rampung seluruhnya, mencakup 90 set meja dan kursi siswa yang kini kembali layak digunakan. Proses rehabilitasi dilakukan melalui skema perbaikan dan perakitan ulang, termasuk penggantian bagian yang rusak, pembongkaran, pencucian, dan instalasi kembali.
Proses Rehabilitasi
- Skema Perbaikan: Penggantian bagian meja dan kursi yang rusak, pembongkaran, pencucian, dan instalasi kembali.
- Efisiensi Material: Pendekatan efisiensi material plywood digunakan untuk menjaga anggaran tetap terkendali.
- Jumlah Rehabilitasi: Lebih dari 3000 set mobiler telah direhabilitasi di Tamiang.
Pendanaan dan Regulasi
- Sumber Dana: Dana BOSP Reguler Tahun 2026, sesuai Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2025.
- Mekanisme Khusus: Sekolah terdampak bencana diperbolehkan menggunakan Dana BOSP untuk pemeliharaan sarana prasarana melebihi batas normal.
- Syarat: Dilengkapi laporan kerusakan dan hasil pemeriksaan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) daerah.
Prioritas Pemulihan Pendidikan
Pemerintah Aceh menempatkan pemulihan sektor pendidikan sebagai prioritas. Murthalamuddin, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, mendorong sekolah-sekolah lain yang terdampak banjir untuk segera menuntaskan proses rehabilitasi. Tujuannya adalah agar kegiatan belajar mengajar tidak terus terganggu dan anak-anak dapat kembali belajar dalam kondisi yang aman dan layak.
Dengan rehabilitasi mobiler ini, diharapkan proses pembelajaran di SMAN 3 Manyak Payed dapat berjalan dengan lancar dan nyaman, meskipun di tengah situasi pascabencana. Ini merupakan langkah penting dalam memastikan kelangsungan pendidikan di Aceh Tamiang.
Dampak Jangka Panjang
- Kelangsungan Pendidikan: Memastikan kegiatan belajar mengajar tidak terganggu.
- Kenyamanan Siswa: Mobiler yang layak digunakan meningkatkan kenyamanan dan konsentrasi siswa.
- Efisiensi Anggaran: Pendekatan efisiensi material memastikan anggaran tetap terkendali dan sesuai ketentuan teknis BOSP.
