Aceh menjadi tuan rumah konferensi internasional tentang mitigasi bencana alam dan buatan manusia. Konferensi yang diselenggarakan oleh Organisasi Arsitek Dunia (UIA) ini menghadirkan pakar arsitek dari berbagai negara untuk belajar langsung dari pengalaman Aceh dalam menghadapi bencana.
Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) RI, Teuku Riefky Harsya, membuka konferensi ini dengan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mitigasi bencana. Aceh, yang dikenal sebagai 'supermarket bencana', memiliki pengalaman lengkap dalam menghadapi berbagai bencana seperti tsunami, gempa bumi, banjir, dan longsor.
Pentingnya Konferensi DR3 di Aceh
-
Kolaborasi Lintas Sektor: Menteri Ekraf menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, asosiasi, media, dan dunia usaha dalam ekosistem arsitektur Indonesia.
-
Aceh sebagai Laboratorium Bencana: Ketua Umum IAI, Georgius Budi Yulianto, menyebut Aceh sebagai laboratorium bencana dunia karena pengalaman lengkap menghadapi berbagai bencana.
-
Inovasi dalam Arsitektur: Konferensi ini diharapkan dapat memberikan inovasi dalam membangun infrastruktur dan lingkungan binaan, mulai dari shelter hingga prototype rumah tanggap bencana.
-
Pembelajaran Langsung: Ketua IAI Aceh, Said Husain, menyatakan bahwa kehadiran ahli-ahli internasional di Aceh memberi kesempatan belajar langsung dari pengalaman nyata.
Konferensi ini dihadiri oleh berbagai pakar arsitektur dalam dan luar negeri, termasuk Ridwan Kamil, serta sambutan secara daring oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) UIA, Rui Leao. Rangkaian kegiatan ini berlangsung hingga 19 April 2026 mendatang.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWarga Sabang Hadapi TPA Lhok Batee Hampir Penuh, Sisa Kapasitas Satu Tahun
Persoalan sampah di Kota Sabang dinilai mulai memasuki fase yang mengkhawatirkan.
Petani sawit Aceh Tamiang terkena harga TBS turun tajam hingga Rp2.120/kg
Dalam hitungan pekan, harga yang sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.300 per kilogram kini merosot tajam menjadi hanya Rp2.120 per
Petani Bireuen Tenang, Air Pump Dibangun untuk Sawah","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":80,"Education":70,"FinalScore":79,"Summary":"Kementerian PertanianRI
Kementerian Pertanian (Kementan) RI membangun 82 unit sarana air pump di Kabupaten Bireuen untuk mendukung
Warga Aceh Besar Menanti Daging Kurban dari 170 Hewan","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":60,"Evidence":90,"LongTermValue":60,"Education":60,"FinalScore":77,"Summary":"Madrasah di Aceh Besar
Madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menyembelih sebanyak 170 hewan kurban pada


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.